• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Uncategorized > Disperindag Sumbar Gelar Lomba Desain Busana Muslimah tahun 2024 dengan Tema Sulaman Sumatera Barat dalam Balutan Casual Muslim Wear
Uncategorized

Disperindag Sumbar Gelar Lomba Desain Busana Muslimah tahun 2024 dengan Tema Sulaman Sumatera Barat dalam Balutan Casual Muslim Wear

editor
Last updated: 24/10/2024 16:41
editor
586 Views
Share
7 Min Read
SHARE

Padang, Sinyalgonews.com,-– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera Barat bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Barat kembali menggelar ajang bergengsi Lomba Desain Busana Muslimah dengan mengusung tema “Sulaman Sumatera Barat dalam Balutan Casual Muslim Wear di Hotel Mercure Padang, Rabu (23/10). Acara dibuka oleh Plt Ketua Provinsi Sumatera Barat, Ny. dr. Fitria Amelia Audy.

Peserta terdiri dari Desainer muda busana Muslim dari Kabupaten/Kota Sumatera Barat yang memperagakan karya mereka di ajang fasion tersebut.

Plt Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat, Ny. dr. Fitria Amelia Audy dalam sambutannya menjelaskan bahwa Dekranasda terus mendukung pengembangan industri fashion di Sumatera Barat, terutama yang berkaitan dengan pengembangan busana muslimah berbasis tradisi lokal. “Kegiatan ini adalah salah satu cara kita untuk memicu potensi anak-anak muda di dunia fashion, khususnya dalam mengangkat busana muslimah dengan sentuhan khas Sumatera Barat. Kami ingin agar sulaman Sumatera Barat tidak hanya dikenal untuk acara resmi saja, tetapi juga bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari,” tutur Ny. Fitria.

Ny. Fitria juga berharap agar hasil karya para desainer lokal ini dapat dikenal lebih luas di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat mode busana muslim di Indonesia, dengan tetap mempertahankan identitas budaya yang kaya. “Kami berharap Sumatera Barat bisa menjadi kiblat busana muslimah, tapi tetap membawa budaya khas Sumatera Barat dengan sulaman, bordir, dan tenun. Sehingga khas budaya Sumatera Barat bisa dikenal di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.


Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat, Novrial, dalam sambutannya mengatakan tujuan ajang tersebut mengangkat potensi desainer lokal di Sumatera Barat serta memperkenalkan kerajinan khas daerah sulaman Sumatera Barat pada busana muslimah bernuansa modern yang dapat digunakan sehari-hari.

Menurutnya, Sulaman khas Sumatera Barat merupakan warisan budaya yang perlu terus dilestarikan, namun dengan sentuhan modern agar dapat bersaing di pasar fashion muslim global. “Acara ini sebetulnya untuk mengangkat kreasi-kreasi dari desainer-desainer lokal yang ada di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. masing-masing desainer Kab/kota mengusung desain busana muslimah dengan tema yang telah kami tetapkan, yaitu ‘Sulaman Sumatera Barat dalam balutan Casual Muslim Wear,’” ujar Novrial

Lebih lanjut, Novrial menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari program tahunan Disperindag Sumatera Barat, meskipun sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19. “Ini adalah kegiatan rutin tahunan yang kami lakukan, meskipun sempat terhenti selama dua tahun terakhir karena pandemi. Namun, tahun ini kami kembali menggelarnya, dan saya sangat senang melihat antusiasme para peserta dan desainer muda yang berpartisipasi,” lanjutnya.

Tema “Sulaman Sumatera Barat dalam balutan Casual Muslim Wear” diusung dengan tujuan mengubah paradigma bahwa pakaian dengan motif sulaman Sumatera Barat hanya cocok untuk acara formal atau resmi. Menurut Novrial, selama ini masyarakat cenderung berpikir bahwa busana dengan sulaman khas Sumatera Barat selalu berat dan mahal, sehingga hanya dipakai dalam acara besar seperti pernikahan atau pesta adat.

Melalui lomba ini, pihaknya ingin memperkenalkan busana muslim yang lebih ringan, modern, dan dapat dipakai dalam aktivitas sehari-hari. “Kita sekarang mencoba berorientasi pasar. Artinya, desain-desain ini dapat dibeli oleh masyarakat dengan harga terjangkau, bukan hanya untuk acara besar, tetapi juga bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti rapat atau bekerja,” tambahnya.

Salah satu harapan besar dari lomba ini adalah agar karya-karya terbaik dari desainer lokal Sumatera Barat dapat dipromosikan lebih luas, tidak hanya di dalam daerah, tetapi juga di kancah nasional. Disperindag dan Dekranasda Sumatera Barat berencana untuk terus memasarkan dan memperkenalkan hasil karya desainer yang terpilih dalam berbagai ajang pameran dan kegiatan promosi lainnya. “Kami tidak hanya berhenti di sini. Produk-produk yang terpilih dari lomba ini akan terus kami sosialisasikan dan perkenalkan dalam berbagai kegiatan pameran dan promosi, baik di dalam maupun luar Sumatera Barat,” ujar Novrial.

Para peserta lomba menampilkan koleksi busana yang menggabungkan unsur tradisional dan modern. Setiap desain memadukan sulaman atau bordir khas Sumatera Barat dengan potongan busana yang casual dan nyaman digunakan dalam keseharian. Selain itu, desainer juga diminta untuk mempertimbangkan aspek fungsionalitas, di mana pakaian harus tetap praktis tanpa mengurangi nilai estetik dari sulaman yang diusung.

Para juri yang terlibat dalam penjurian terdiri dari para ahli di bidang fashion dan budaya, serta perwakilan dari Dekranasda dan Disperindag. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, di antaranya kreativitas, keaslian, kesesuaian tema, serta kualitas teknik sulaman yang digunakan.

Karya pemenang nantinya akan di perkenalkan pada event-event yang di gelar oleh Disperindag Sumatera Barat. Selain itu, promosi melalui platform digital seperti media sosial juga akan digalakkan untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Lomba ini tidak hanya menekankan pada estetika, tetapi juga pada keaslian dan orisinalitas karya yang dihasilkan oleh setiap peserta. Desainer diminta untuk merancang busana yang autentik dan mencerminkan kreativitas mereka sendiri. “Karya-karya yang ditampilkan adalah hasil desain sendiri dari para peserta. Itu yang menjadi fokus penilaian kami, yaitu orisinalitas dan kreativitas mereka dalam menggabungkan unsur sulaman tradisional dengan busana casual muslim,” jelas Novrial.

Setelah melalui proses kurasi dan seleksi awal, setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karyanya dalam bentuk fashion show, di mana model mengenakan busana hasil desain mereka. Dalam proses seleksi awal, desain yang ditampilkan hanya dalam bentuk manekin, tetapi dalam acara ini, desain-desain tersebut dikenakan oleh model untuk memberikan gambaran nyata bagaimana busana itu terlihat dan bergerak saat dikenakan.

Keluar sebagai pemenang Riska Afriyanti perwakilan kota Pariaman dengan predikat juara I, Nadia Hidayani perwakilan Agam meraih juara II dan M. Ridho perwakilan kota Padang dengan predikat III

(Marlim)

You Might Also Like

Kapolda Sumbar Buka Kegiatan Coaching Clinik Fungsi Identifikasi Tahun 2024
Peresmian Dan Pelatihan Pembekalan Calon Pengawas TPS Bungus,oleh KPU DI Convention Hall Bukit Lampu.
Gubernur Mahyeldi Paparkan Proyek Strategis Sumbar di Hadapan Menteri PU dan Andre Rosiade: Flyover Sitinjau Lauik hingga Pengendalian Banjir
*MEDIA SINYALGONEWS-COM TEGUH DI JALAN KEBENARAN, KONSISTEN HADIRKAN BERITA BERINTEGRITAS*
Kabar Gembira. Rumah Sakit Mata Sumbar Kembali Layani Peserta BPJS 
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi Siapkan Pengamanan Maksimal Logistik Pilkada
Next Article Polsek Minas Kunjungi Siswa SMP Yang Patah Tulang Ke Rumah Sakit, Berikan Bantuan Biaya Pengobatan
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Utamakan Pelayanan, Klinik Lapas Bersama Ka.KPLP Tangani Pengunjung Yang Alami Gangguan Kesehatan
News
01/07/2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumbar Tegaskan Sinergitas dan Pelayanan Berorientasi Masyarakat
Daerah News Peristiwa Polri Sumbar
01/07/2026
Gubernur Mahyeldi: Hari Bhayangkara Momentum Perkuat Sinergi Polri dan Pemda untuk Masyarakat
Polri Daerah News Peristiwa Sumbar
01/07/2026
Kisruh PPDB, Warga Benteng Kelurahan Cupak Tangah Kecamatan Pauh Gembok SDN 02
Daerah News Pendidikan Peristiwa Sumbar
01/07/2026

You Might also Like

UncategorizedHukumNasionalNews

Personel Berjalan Kaki Sisir Daratan Dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun

27/04/2025
143 Views
Uncategorized

Kalapas Berikan Pesan Khusus Kepada Mahasiswi Yang Selesai Melaksanakan PKL di Lapas Pekanbaru

19/11/2024
331 Views
Uncategorized

Gubernur Mahyeldi dan Menteri Hukum Resmikan 1.265 Posbankum di Sumbar, Perluas Akses Keadilan hingga Nagari PADANG —

30/03/2026
412 Views
Uncategorized

Arisal Aziz Silaturahmi dengan LKAAM, Fauzi Bahar: Anggota DPR RI Pertama Tatap Muka Bersama Niniak Mamak

04/02/2025
365 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?