Padang , Sinyalgonews.com– Karang Taruna Koto Lua menggelar diskusi terbuka bertajuk “Jepang dan Hal Positif yang Bisa Diteladani untuk Koto Lua” pada Kamis, 6 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Sekretariat Karang Taruna Koto Lua ini menghadirkan Nofial Febriadi, S.Kom, Ketua Forum Pemerdayaan Masyarakat (FPM) Koto Lua sekaligus alumni program magang di Jepang, sebagai pembicara. Diskusi ini dipandu oleh Sariva Aulia Rabani sebagai moderator dan dihadiri oleh para pemuda-pemudi Koto Lua yang antusias mengikuti jalannya acara.
Dalam pemaparannya, Nofial Febriadi berbagi pengalaman selama bekerja di Jepang dan bagaimana pengalaman tersebut berdampak langsung terhadap kehidupannya, terutama dari segi finansial setelah kembali ke Indonesia. Ia menekankan bahwa bekerja di Jepang dapat menjadi peluang besar bagi anak muda Koto Lua untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
“Jika banyak pemuda Koto Lua yang berani mengambil kesempatan kerja di Jepang, maka kita akan memiliki generasi yang kuat secara finansial. Dengan modal itu, mereka bisa menjadi pengusaha dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Nofial.
Selain dari segi ekonomi, ia juga menyoroti nilai-nilai budaya Jepang yang bisa diteladani, terutama dalam hal disiplin dan manajemen waktu. Jepang dikenal sebagai negara dengan etos kerja tinggi, budaya tepat waktu, serta inovasi teknologi yang maju.
“Disiplin dan menghargai waktu adalah kunci keberhasilan orang Jepang. Jika kita bisa menerapkan budaya ini di Koto Lua, tentu akan membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari, baik dalam bekerja maupun berwirausaha,” tambahnya.
Diskusi ini diharapkan dapat membuka wawasan para pemuda Koto Lua mengenai peluang kerja di Jepang serta bagaimana mereka bisa mengambil nilai-nilai positif dari budaya Jepang untuk diterapkan di lingkungan sendiri. Dengan semangat belajar dan kerja keras, diharapkan generasi muda Koto Lua dapat berkembang menjadi individu yang mandiri, inovatif, dan sukses di berbagai bidang.
( Mat )