Padang , Sinyalgonews.com— Dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan, Ketua Umum Yayasan Mubaligh Profesional (YMP) Sumatera Barat, Ustadz Basral Yan, MA, bersama rombongan pengurus YMP, melaksanakan kunjungan takziah ke rumah Ustadz Fajar Tri Oktondayani di Perumahan Brimob, Padang, pada Kamis malam (10 Juli 2025).

Takziah ini merupakan bentuk empati dan dukungan moril atas wafatnya orang tua laki-laki Ustadz Fajar, almarhum Buya Musril Khatib, yang berpulang ke rahmatullah pada Jum’at, 4 Juli 2025 lalu. Kehadiran YMP Sumbar sekaligus memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah di antara sesama da’i dan keluarga besar mubaligh di Sumatera Barat.
Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dipandu oleh Ustadz Rahmad Efendi, MA sebagai protokol. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan dengan merdu oleh Ustadz Afriwildion, S.Sos.I, membuka rangkaian takziah malam itu. Suasana semakin mengharukan saat tausiyah takziah disampaikan oleh Ustadz Dodi Kurniawan, S.Pd, yang mengingatkan hadirin tentang hakikat kehidupan dan kematian sebagai bagian dari takdir Allah SWT.

Dalam sambutannya, Ustadz Basral Yan, MA mewakili seluruh jajaran YMP Sumbar menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Buya Musril. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran YMP bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk cinta dan solidaritas terhadap sesama pejuang dakwah.
“Kami datang bukan hanya karena organisasi, tapi karena rasa persaudaraan yang telah Allah ikatkan di antara kita. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Ustadz Basral.
Sementara itu, sebagai tuan rumah, Ustadz Fajar Tri Oktondayani menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kehadiran para sahabat dan rekan sejawat dari YMP. Ia menyatakan bahwa kehadiran mereka sangat menguatkan dirinya dan keluarga dalam menghadapi masa-masa berduka ini.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Idrus Hakimi, S.Sos.I, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum Buya Musril, serta kekuatan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.
YMP Sumbar mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus mendoakan almarhum dan menjadikan momen ini sebagai pengingat bahwa setiap jiwa pasti akan kembali kepada Sang Khalik.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
( Mat )