Pasaman Barat, Sinyalgonews.com,— 21 Juli 2025 – menindaklanjuti berita sebelumnya yang di tayangkan Sinyalgonews.com mengenai kelangkaan BBM di Pasaman Barat yang memicu antrean kendaraan hingga lebih dari satu kilometer di berbagai SPBU, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tri Bawanto, S.I.K. menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia berjanji akan melakukan langkah-langkah antisipatif guna mengatasi kelangkaan dan kekacauan distribusi BBM yang makin meresahkan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa kondisi ini sudah sangat mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami akan mengambil langkah-langkah tegas dan terukur untuk mengantisipasi kelangkaan BBM di wilayah hukum Pasaman Barat,” ungkap Kapolres dalam pernyataannya kepada media, Senin (21/7).
AKBP Agung menjelaskan bahwa Polres telah menurunkan tim untuk memantau secara langsung aktivitas di SPBU, sekaligus menelusuri jalur distribusi BBM mulai dari suplai Pertamina hingga ke tangan konsumen. Penyelidikan ini dilakukan untuk mengungkap apakah ada indikasi penyimpangan, penimbunan, atau bahkan penyelundupan BBM ke tambang-tambang ilegal.
“Kami tidak akan ragu menindak tegas jika ditemukan praktik penyalahgunaan distribusi BBM, termasuk mereka yang menyuplai bahan bakar ke aktivitas ilegal seperti tambang emas tanpa izin,” tambahnya.

Kapolres juga menyebutkan bahwa salah satu penyebab antrean panjang adalah karena adanya pembatasan stok BBM dari pihak Pertamina, serta keterlambatan pengiriman ke SPBU. Namun ia menegaskan bahwa kendala ini tidak boleh menjadi celah bagi pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan dengan cara melanggar hukum.
Sementara itu, masyarakat terus berharap agar krisis ini segera ditangani secara menyeluruh. Beberapa warga bahkan mendesak agar SPBU diawasi ketat oleh aparat dan diberlakukan sistem kontrol pembelian, agar BBM benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan, bukan diserap oleh para spekulan atau diselewengkan ke sektor ilegal.
( Marlim )