Padang – Sinyalgonews.com
Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat jelas di Masjid Al Bahri, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (17/8/2025). Usai pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Dandim 0312 Padang Letkol Inf Ferry A, bersama Kasdim 0312 Mayor Inf Yospriadi, menikmati makan siang bersama jamaah masjid, unsur masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Kebersamaan itu semakin istimewa dengan hadirnya Ketua Umum Ratu Prabu Sumatera Barat, Jhoni Sikumbang, Ketua Pertina Sumbar, Effendi, serta tamu undangan lainnya. Hidangan sederhana yang disajikan menjadi perekat persaudaraan di tengah suasana penuh nasionalisme.
Ucapan Terima Kasih Dandim 0312
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0312 Padang, Letkol Inf Ferry A, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada jamaah Masjid Al Bahri yang telah menyiapkan jamuan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat dari jamaah Masjid Al Bahri, ormas, dan masyarakat yang hadir. Mohon maaf saya tidak bisa mengikuti upacara bendera di sini karena harus menghadiri kegiatan serupa di Kantor Wali Kota Padang. Alhamdulillah, acara berjalan lancar, semoga semangat kemerdekaan ini tetap kita jaga bersama,” ujarnya.

Pesan Kebangsaan dari Masjid
Sementara itu, Penasehat Masjid Al Bahri sekaligus Ketua DPW Ratu Prabu Sumatera Barat, Jhoni Sikumbang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dandim dan jajaran Kodim 0312 Padang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa Masjid Al Bahri akan terus berkomitmen menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus kebangsaan.
“Alhamdulillah, upacara bendera yang tadi dimulai pukul 08.30 WIB berjalan lancar, dipimpin oleh Kasdim 0312 Mayor Inf Yospriadi. Kami dari Masjid Al Bahri insyaAllah akan tetap istiqamah mengadakan upacara bendera setiap tahun, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus memupuk jiwa kebangsaan umat,” tegas Jhoni.

Sinergi Umat dan Aparat
Momen makan bersama ini bukan hanya sekadar ramah tamah, tetapi juga simbol sinergi antara TNI, masyarakat, dan ormas dalam menjaga semangat persatuan. Kehangatan yang tercipta menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa diwujudkan tidak hanya melalui upacara, tetapi juga lewat kebersamaan yang sederhana.
Dengan penuh keakraban, acara ditutup dengan doa bersama agar bangsa Indonesia selalu diberikan keberkahan, keamanan, dan kekuatan untuk terus maju.
( Mat )