Padang, Sinyalnewsgo.com,— Lembaga Advokasi Kebudayaan Adat Minangkabau (LAKAM) terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pelestarian dan advokasi kebudayaan Minangkabau. Dengan struktur organisasi yang solid dan visi jelas, LAKAM hadir sebagai lembaga yang mengedepankan nilai-nilai adat, pendidikan budaya, dan pendampingan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Azwar Siri, SH, Med, CPL sebagai Ketua Umum, LAKAM menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak masyarakat adat serta memastikan tradisi Minangkabau tetap hidup di tengah modernisasi. Azwar Siri dikenal memiliki pengalaman luas dalam advokasi hukum dan pengembangan masyarakat, sehingga kehadirannya di LAKAM menjadi salah satu pilar strategis bagi lembaga ini.
Teuku Husaini, selaku Ketua Harian, memimpin kegiatan operasional sehari-hari LAKAM. Dengan dedikasi tinggi, ia memastikan setiap program lembaga berjalan lancar, mulai dari seminar budaya, workshop adat, hingga pendampingan masyarakat dalam menyelesaikan konflik adat. Peran Ketua Harian sangat penting sebagai penghubung antara jajaran pengurus dan masyarakat, sekaligus menjaga agar misi organisasi tetap sejalan dengan visi utama.
Sementara itu, Adi Saputra, S.Sos, Sekretaris Jenderal LAKAM, bertugas mengelola administrasi, dokumentasi, dan koordinasi internal. Dengan dukungan tim yang solid, ia memastikan semua kegiatan dan program tercatat dengan baik dan mudah diakses, baik oleh anggota maupun pihak luar yang berkepentingan.
Jajaran pengurus LAKAM lainnya juga aktif mendukung berbagai program budaya dan advokasi, seperti pelatihan generasi muda tentang adat Minangkabau, penyuluhan hukum terkait hak-hak masyarakat adat, serta pendampingan komunitas dalam melestarikan tradisi lokal. Sinergi antar-pengurus dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan lembaga ini dalam menjalankan misinya.
Seiring perkembangan zaman, LAKAM terus menyesuaikan strategi advokasinya dengan kebutuhan masyarakat Minangkabau. Lembaga ini tidak hanya fokus pada pelestarian budaya, tetapi juga aktif mengedukasi publik melalui berbagai kegiatan sosial dan program kreatif yang menarik bagi generasi muda. Dengan pendekatan ini, LAKAM berhasil membangun kesadaran dan rasa bangga akan identitas budaya Minangkabau, sekaligus menjembatani komunikasi antara masyarakat adat dan pihak pemerintah.
Kehadiran LAKAM menjadi bukti nyata bahwa pelestarian adat dan budaya Minangkabau tetap relevan dan vital bagi masyarakat saat ini. Dengan struktur kepengurusan yang profesional dan program yang terencana, LAKAM siap menjadi lembaga yang terus mendukung dan menguatkan budaya Minangkabau di berbagai aspek kehidupan.
Editor: Teuku Husaini