EDITOR: TEUKU HUSAINI
JAKARTA, Sinyalgonews.com.--Langkah tegas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dalam membenahi persoalan klasik lembaga pemasyarakatan (lapas) mulai menunjukkan hasil nyata. Komisi XIII DPR RI pun tak ragu memberikan apresiasi tinggi atas progres signifikan yang dinilai bukan sekadar wacana, tetapi sudah menyentuh akar persoalan.
Berbagai masalah kronis yang selama ini membelit lapas—mulai dari overkapasitas, praktik penyelundupan narkoba, hingga lemahnya pengawasan internal—perlahan mulai dibenahi secara sistematis dan terukur. Upaya ini dinilai sebagai langkah serius yang selama bertahun-tahun dinanti publik.
Anggota Komisi XIII DPR RI menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan Kementerian Imipas bukanlah langkah instan, melainkan bagian dari strategi besar untuk mengembalikan fungsi lapas sebagai tempat pembinaan, bukan sekadar tempat penahanan.
“Ini bukan pekerjaan ringan. Tapi kita melihat ada keseriusan yang nyata. Perbaikan yang dilakukan sudah mulai menyentuh persoalan mendasar,” ungkap salah satu anggota dewan dalam keterangannya.
Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah mulai menurunnya tingkat overkapasitas di sejumlah lapas. Selain itu, pengawasan terhadap peredaran narkoba di dalam lapas juga diperketat, dengan berbagai langkah penindakan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, pembenahan sistem manajemen dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan juga menjadi fokus utama. Hal ini penting untuk memastikan reformasi yang dilakukan tidak berhenti di tengah jalan.
Komisi XIII DPR RI menilai, jika konsistensi ini terus dijaga, maka wajah pemasyarakatan Indonesia ke depan akan mengalami perubahan signifikan. Lapas tidak lagi identik dengan masalah, melainkan menjadi bagian dari solusi dalam sistem penegakan hukum.
Namun demikian, DPR juga mengingatkan agar Kementerian Imipas tidak cepat berpuas diri. Pengawasan ketat dan evaluasi berkelanjutan tetap diperlukan agar upaya bersih-bersih ini tidak hanya menjadi gebrakan sesaat.
Publik kini menaruh harapan besar. Di tengah sorotan tajam terhadap berbagai persoalan hukum di tanah air, langkah nyata seperti ini menjadi bukti bahwa perubahan bukan hal yang mustahil—asal ada kemauan dan keberanian untuk bertindak tegas.
Sinyalgonews mencatat, momentum ini harus dijaga. Sebab, membenahi lapas bukan sekadar soal fasilitas, tetapi menyangkut masa depan sistem keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.