PADANG , Sinyalgonews.com— Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan silaturahmi mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Kelas Karyawan Universitas Islam Sumatera Barat (UISB) yang digelar di Kedai Kopi Saria, Jalan Permindo No. 52 Padang.

Kegiatan tersebut menjadi ajang temu kangen antara mahasiswa, dosen, dan manajemen kampus setelah selama ini proses perkuliahan lebih banyak dilaksanakan secara daring atau online. Acara berlangsung santai namun penuh makna, dengan tujuan mempererat hubungan emosional dan meningkatkan kekompakan antar civitas akademika.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Rektor I UISB Prof. Dr. Sudarman, MA, Wakil Rektor III Miko Kamal, dosen Hukum Pidana Andes, serta sejumlah dosen dan pihak manajemen kampus lainnya. Sementara dari kalangan mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Mahasiswa kelas karyawan UISB diketahui berasal dari beragam kalangan, mulai dari pegawai swasta, ASN, pelaku usaha, hingga pekerja profesional lainnya yang tetap semangat melanjutkan pendidikan tinggi di tengah kesibukan pekerjaan.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para mahasiswa mengaku senang dapat bertemu langsung dengan dosen dan rekan-rekan kuliah yang selama ini hanya berinteraksi melalui layar virtual.
Wakil Rektor I UISB Prof. Dr. Sudarman, MA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa yang menggelar kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, hubungan yang baik antara mahasiswa, dosen, dan manajemen kampus menjadi modal penting dalam menciptakan suasana akademik yang sehat dan harmonis.
“Pertemuan seperti ini sangat positif karena tidak hanya memperkuat komunikasi, tetapi juga membangun rasa kekeluargaan di lingkungan kampus. Mahasiswa kelas karyawan memiliki semangat luar biasa karena tetap kuliah di tengah aktivitas pekerjaan masing-masing,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor III Miko Kamal juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala agar solidaritas mahasiswa semakin kuat.
Sementara itu, para mahasiswa mengaku kegiatan offline seperti ini sangat penting untuk membangun kedekatan yang selama ini terbatas akibat sistem perkuliahan online. Selain berdiskusi ringan soal akademik, acara juga diisi dengan berbagi pengalaman kerja, motivasi pendidikan, hingga canda tawa yang membuat suasana semakin cair.
“Biasanya kami hanya bertemu di ruang virtual. Dengan adanya pertemuan langsung ini, hubungan sesama mahasiswa maupun dengan dosen jadi lebih dekat dan akrab,” ungkap salah seorang mahasiswa.
Acara silaturahmi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah mempererat persaudaraan serta meningkatkan semangat belajar mahasiswa UISB, khususnya kelas karyawan.
Dengan semangat kebersamaan itu, mahasiswa Hukum UISB optimistis dapat terus berkembang dan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas di bidang hukum maupun profesi masing-masing.
( Mat )