Padang, Sinyalgonews.com,–SMAN 8 Padang menjadi satu-satunya sekolah di Sumatera Barat yang ditunjuk sebagai sekolah rujukan Pembelajaran Jarak Jauh. SMAN 8 Padang adalah satu dari 20 SMA yang jadi rujukan PJJ di seluruh Indonesia.
“SMAN 8 Padang untuk tahun ajaran baru 2026-2027 mulai menerima murid untuk program pembelajaran jarak jauh” ujar Dr, Berry Devanda, S.Pd, M.Ed di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026).
Untuk SPMB nya kata Berry dimulai tanggal 7 Mei sampai 25 Agustus 2025. “Calon peserta berusia 16-18 tahun, dan harus memiliki ijazah SMP serta sedang tidak terdaftar pada sekolah SMP dimanapun juga. Selanjut peserta mendaftar melalui link diatas” ujar Berry.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menyelenggarakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai tahun 2026. Kadis Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi mengatakan, PJJ diadakan untuk menjemput bola anak-anak yang tidak bersekolah di jenjang SMA. “PJJ itu bukan program tambahan, program ini adalah bentuk solusi yang diberikan oleh negara untuk menjangkau yang tidak terjangkau,” kata Habibul di Padang, Jumat (5/6/2026).
Habibul menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini angka anak tidak sekolah di Indonesia masih sangat tinggi yakni sebesar lebih dari 4 juta anak. Dari angka tersebut, sebanyak 1.131.429 itu adalah anak tidak sekolah pada rentang usia 16-18 tahun atau setara dengan pendidikan SMA atau sederajatnya.
Di Sumatera Barat sendiri kata Habibul ada sekitar 60 ribu anak yang putus sekolah atau DO. Jadi lokasi mereka awalnya bersekolah namun kemudian karena satu dan lain hal putus” ujarnya.
Habibul melanjutkan, dari usia 16-18 tahun ada juga yang lulus SMP tetapi sengaja tidak melanjutkan sekolah ke SMA sederajat. Oleh karena itu, pemerintah kata Habibul mengadakan sistem PJJ untuk menjangkau anak-anak yang tidak bersekolah. Nantinya anak-anak bisa mengikuti PJJ di SMAN 8 Padang, sekolah induk yang sudah ditentukan pemerintah berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah. Sekolah induk itu akan memiliki beberapa mitra sekolah yang juga akan membantu dalam pelaksanaan PJJ bagi anak tidak sekolah. “Lulusan dari program PJJ ini akan menerima ijazah dari SMAN 8 Padang” tutup Habibul
(Marlim)