Editor : TEUKU HUSAINI
PADANG, Sinyalgonews.com,--Kabar menggembirakan datang bagi perkembangan sektor pariwisata dan investasi di Kota Padang. Kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru setelah masuknya komitmen investasi senilai Rp2,2 triliun untuk pembangunan kawasan wisata terpadu.
Komitmen investasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemilik lahan, Fauzi Bahar, dengan sejumlah perusahaan investor. Penandatanganan berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Investasi bernilai Rp2,2 triliun itu akan digunakan untuk mengembangkan kawasan wisata terpadu yang mencakup pembangunan tiga hotel berbintang, lapangan golf, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Kehadiran proyek besar tersebut diharapkan mampu mengubah wajah Padang Sarai menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kota Padang dan Sumatera Barat.
Pemilik lahan sekaligus penggagas pengembangan kawasan, Fauzi Bahar, menyampaikan bahwa proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kawasan wisata terpadu yang dirancang tersebut akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, mulai dari sektor perdagangan, kuliner, jasa transportasi, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dapat tumbuh seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Kami berharap pembangunan kawasan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat serta meningkatkan daya tarik wisata Kota Padang,” ujar Fauzi Bahar dalam kesempatan tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik masuknya investasi bernilai besar tersebut. Ia menegaskan bahwa investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Fadly, Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendukung seluruh proses investasi yang memberikan manfaat bagi daerah dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.
Pemko Padang, kata dia, siap memberikan kemudahan pelayanan perizinan dan berbagai dukungan administratif agar proyek strategis tersebut dapat segera memasuki tahap pembangunan dan realisasi di lapangan.
Masuknya investasi sebesar Rp2,2 triliun ini tergolong sangat signifikan bagi Kota Padang. Nilainya mencapai hampir setengah dari total realisasi investasi Kota Padang sepanjang tahun 2025 yang tercatat sekitar Rp4,5 triliun.
Karena itu, proyek pengembangan kawasan wisata terpadu Padang Sarai dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah. Selain menciptakan lapangan pekerjaan selama masa konstruksi, kawasan tersebut juga diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar ketika mulai beroperasi.
Pengembangan sektor pariwisata juga diyakini akan memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor ekonomi lainnya. Kehadiran hotel, lapangan golf, dan fasilitas wisata modern akan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Para pelaku usaha lokal pun diperkirakan akan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Mulai dari penyedia jasa transportasi, pengelola homestay, pedagang kuliner, hingga pelaku UMKM akan memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, investor, dan masyarakat, proyek kawasan wisata terpadu Padang Sarai diharapkan menjadi salah satu ikon baru pariwisata Kota Padang. Kehadirannya tidak hanya mempercantik kawasan pesisir utara kota, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Ke depan, realisasi investasi Rp2,2 triliun ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kota Padang untuk semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan dan tujuan investasi yang menjanjikan di Sumatera Barat.