Padang Panjang, Sinyalgonews.com,-Akses jalan utama Padang–Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai kini resmi dibuka penuh selama 24 jam. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sumatera Barat, terutama bagi pengguna jalan yang selama ini harus menghadapi keterbatasan waktu melintas akibat proses perbaikan pascabencana yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) memastikan progres penanganan di kawasan vital itu telah mencapai sekitar 73 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juli 2026 mendatang.
Dibukanya akses selama 24 jam ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan sektor transportasi. Jalur Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai merupakan salah satu urat nadi perekonomian Sumbar yang menghubungkan kawasan pesisir dengan wilayah tengah hingga utara Sumatera Barat. Selama pengerjaan berlangsung, aktivitas distribusi logistik sempat terganggu dan masyarakat harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan utama telah selesai dikerjakan. Mulai dari pengalihan aliran air, normalisasi sungai, proteksi badan jalan, pengerjaan borepile di titik-titik rawan, hingga penimbunan badan jalan dan penguatan lereng. Semua itu dilakukan demi memastikan akses kembali aman bagi pengguna jalan.
Saat ini, fokus HKI tertuju pada penyelesaian sekitar 20 titik pengerjaan tersisa. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan struktur pendukung, penanganan lereng tambahan, perkerasan jalan, saluran air, pemasangan pengaman jalan, serta pengaspalan hotmix. Semua pekerjaan ini menjadi tahap akhir sebelum jalur dinyatakan benar-benar pulih secara permanen.
Keputusan membuka akses penuh selama 24 jam menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keamanan dan stabilitas jalur tersebut. Namun masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari atau ketika cuaca buruk melanda kawasan Lembah Anai yang dikenal rawan longsor dan banjir.
Pemerintah daerah bersama pihak HKI berharap pembukaan penuh jalur ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Aktivitas perdagangan, pariwisata, dan mobilitas warga diperkirakan akan kembali normal. Jalur ini juga menjadi akses utama menuju sejumlah destinasi wisata terkenal di Sumatera Barat yang selama ini cukup terdampak akibat pembatasan lalu lintas.
Dengan target penyelesaian total pada bulan depan, masyarakat kini menaruh harapan besar agar proyek penanganan Lembah Anai benar-benar selesai tepat waktu. Jika seluruh pekerjaan tuntas sesuai jadwal, maka jalur Padang–Bukittinggi akan kembali menjadi penghubung strategis yang aman, nyaman, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara maksimal.
Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com