Padang, Sinyalgonews.com,--Putra Rahmadani mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam ikut bersuara dalam polemik yang melibatkan Miftah Maulana usai pernyataannya kepada Sunhaji, penjual es teh, viral di media sosial. Melalui video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu, 4 Desember 2024, Putra Rahmadani menilai bahwa cara Gus Miftah berdakwah tidak mencerminkan seorang da’i yang baik.
“Hendaklah seorang da’i bisa menyampaikan dakwah nya dengan baik dan lemah lembut, sehingga bisa membuat pendengar nya paham dan dapat mencontohkan apa yang sampaikan oleh da’i” ujar Putra Rahmadani.
Sesuai dengan apa yang telah Allah sampaikan dalam Al-Quran surah An-Nahl ayat 125: “Serulah (manusia) kepada jalan tuhan-mu dengan hikmah dan bantahlah mereka dengan cara yang baik”
Bersamaan dengan ini Putra juga menyampaikan bahwa begitu penting nya mendahulukan adab dari pada ilmu.
“Adab secara keseluruhan yaitu segala bentuk sikap, perilaku atau tata cara hidup yang mencerminkan nilai sopan santun, kebaikan, budi pekerti atau akhlak”
Terakhir putra menyampaikan bahwa pentingnya seorang da’i dalam menjaga dan memilah milah perkataan dalam berdakwah terutama di kalangan Gen Z sekarang, karna kata-kata yang buruk akan hanya membuat dakwah seseorang gagal dan tidak akan di terima oleh mad’u.
“Ya, saya selaku anak Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) meminta agar seluruh da’i, terutama untuk da’i muda sekarang agar bisa menyampaikan dakwah nya dengan baik sesuai dengan aturan Al-Quran dan Hadist” tutupnya
(***)