Pasaman Barat, Sinyalgonwes.Com,— Mahasiswa Pasaman Barat melaksanakan aksi Kekantor Bupati Pasaman Barat, dimana aksi mahasiswa Pasaman tersebut mempertanyakan kepada pemerintah Daerah tentang janji janji bupati pada masa kompanye dan sudah 100 hari kerja Bupati. Namun disayangkan bupati dan wakil bupati tidak bisa hadir. Kami sebagai Mahasiswa merasa kecewa dan menilai belum ada yang terealisasi kan oleh pemerintah daerah kabupaten Pasaman Barat dalam aksinya.
Kemudian dalam aksinya Ridho Kurnia menyampaikan, sampai saat ini pemerintah daerah hanya jeli dalam acara seromanial tanpa mementingkan masyarakat Pasaman Barat yang nyata
Dimana janji janji pada masa kompanye
Banyak yang belum ada yang terealisasi satu pun.
Lebih lanjut Mahasiswa Pasaman Barat berharap kepada pemerintah Daerah untuk bisa untuk bisa memajukan kabupaten Pasaman lebih maju dengan melaksanakan seluruh janji janji yang ada, Ada sekitar 6 tuntutan utama kami sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat,
Terkhusus pemerintah daerah tolong berikan bukti mengenai janji janji baik itu Satu Dokter satu nagari sesuai dengan regulasi yang ada,
kemudian Utamakan kepentingan masyarakat kabupaten Pasaman Barat dari pada kepentingan pribadi, baik itu membangun jalan kepelosok desa seperti Rurapatontang,
Kemudian kami memintak kepada Bupati Pasaman Barat ,untuk memberikan fasilitas kesehatan baik itu UHC atau bpjs gratis kepada masyarakat, lalu Masalah yang lagi viral adalah Masalah defisit anggaran dan efesiensi anggaran, Namun kami mendengar telah membeli mobil dinas baik itu bupati wakil Bupati dan ketua DPRD, namun ini belum jelas informasi namun kalau ini benar itu adalah aib besar bagi pemerintah di era defisit anggaran.
Kemudahan utang belanja kepada pihak ketiga atau pun apa model itu adalah tanggung jawab pemerintah daerah untuk membayarnya, namun sampai saat ini belum jelas kapan selesai hutang itu akan dibayarkan. karena adalah hutang pemerintah daerah bukan hutang pribadi dan kaminta untuk menuntaskan masalah ini dengan bijaksana dalam pembayaran demi kelangsungan hidup masyarakat Pasaman Barat, kemuian cafe kafe yang ada sudah ada datanya lebih dari 43 cafe yang ada dari Utara Sampai selatan tolong di tertip kan karena itu adalah sesuai dengan visi misi bupati Pasaman Barat.
kemudian Ridho Kurnia agar pemerintah Daerah untuk memberikan bantuan apapun untuk mahasiswa baik baik itu sekolah gratis atau pun bantuan yang kurang mampu, utuk di berikan seutuhnya untuk sekolah/kuliah.
Lebih lanjut kami sangat sayangkan kepada Bupati dan wakil Bupati Pasaman Barat, karena tidak bisa hadir disaat menyampaikan aspirasi masyarakat, Mulai hari ini kami sebagai mahasiswa Pasaman Barat sangat kecewa terhadap pemerintah daerah dan menganggap lawan bagi kami mahasiswa.
(0$)