Padang, Sinyalgonews.com – Upaya memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan pemberdayaan masyarakat terus digencarkan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Salah satunya melalui Musyawarah Ranting (Musran) yang digelar DMI Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, dengan melibatkan seluruh elemen pengurus masjid dan mushalla se-kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung pada hati minggu 26 April 2026 yang berlokasi di Masjid Raya Nanggalo, Kelurahan Surau Gadang ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi DMI hingga ke tingkat paling bawah. Musyawarah ranting ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pengurus masjid, tetapi juga wadah strategis untuk menyatukan visi dalam memakmurkan masjid di tengah masyarakat.

Acara ini rencananya akan dibuka langsung oleh Ketua DMI Kota Padang yang juga Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Kehadiran beliau diharapkan membawa arahan dan penguatan kebijakan dalam pengembangan peran masjid yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan ekonomi umat.
Suasana kegiatan tampak khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan ini para pengurus masjid dan mushalla se-Kecamatan Nanggalo, jajaran pengurus DMI Kecamatan Nanggalo, tokoh masyarakat, tokoh adat dari KAN Nanggalo, Kepala KUA Nanggalo serta unsur pemerintahan mulai dari camat hingga lurah se-Kecamatan Nanggalo. Dari unsur keamanan, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Surau Gadang, yang turut memastikan kelancaran dan keamanan jalannya acara.

Ketua DMI Kecamatan Nanggalo, Ustadz Agusriadi Khatib Batuah, S.Ag, dalam keterangannya menegaskan bahwa Musran ini memiliki peran strategis dalam penguatan struktur organisasi DMI.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk mendengarkan arahan dari Ketua DMI Kota Padang, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membentuk kepengurusan ranting DMI di setiap kelurahan di Kecamatan Nanggalo. Dengan terbentuknya ranting ini, kita berharap DMI benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh pengurus masjid dan mushalla,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa masjid memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah ritual, masjid juga harus mampu menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Lebih jauh, melalui musyawarah ini diharapkan lahir berbagai gagasan dan program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk bagaimana masjid bisa lebih aktif dalam pembinaan generasi muda, penguatan ekonomi berbasis umat, hingga menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang selaras dengan ajaran Islam.
Suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja keras panitia. Ketua panitia Ahmad Idris, K.AM., Lc., MA, bersama Sekretaris Doni Afriandi, dinilai mampu membangun koordinasi yang solid dengan berbagai pihak, sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik, tertib, dan penuh kekompakan.
Partisipasi aktif dari berbagai unsur, mulai dari tokoh adat, pemerintah, hingga aparat keamanan, menunjukkan bahwa keberadaan masjid dan organisasi DMI memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat Nanggalo.
Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan Musyawarah Ranting DMI se-Kecamatan Nanggalo masih berlangsung dan baru saja dimulai. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis demi kemajuan dan kemakmuran masjid di wilayah tersebut.
Dengan terselenggaranya musyawarah ini, DMI Kecamatan Nanggalo diharapkan semakin solid dan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun peradaban umat berbasis masjid, sekaligus memperkuat sinergi antara agama, adat, dan pemerintahan di Kota Padang.
( Mat )