Pasaman Barat, Sinyalgonews.com,--Camat Koto Balingka seakan memberi izin atau tidak berani menindak pengusaha yang melanggar aturan.
Setidaknya, tiga hari belakangan polemik mobil dengan dengan muatan overload ini sudah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat. Mengenai tidak adanya tindak tegas dari camat selaku kepala wilayah koto balingka, khususnya.
Kami dari awak media sudah melakukan konfirmasi kepada camat Koto Balingka, dengan harapan menjalin komunikasi dan meminta agar camat mencari solusi atas apa yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya, namun sampai dengan saat ini tidak ada itikad baik dari camat tersebut untuk klarifikasi atau sekedar memberi keterangan atas kisruh yang terjadi ditengah-tengah masyarakatnya.
Bahkan, salah satu dari rekan kami saat menghubungi camat tersebut, mendapat respon tidak baik dengan memblokir nomor yang digunakan oleh rekan media.
“Saya menghubungi pak camat pada hari Minggu kemarin dengan tujuan konfirmasi dan meminta pandangan atas persoalan yang terjadi. Saat saya mengirim beberapa pesan, awalnya masih dibalas dia menyuruh saya ke kantornya. Namun, setelah beberapa bertanyaan saya berikutnya, tiba-tiba pesan tersebut tidak terkirim dan photo profil WhatsApp nya juga menghilang. Sampai dengan saat ini, pesan yang saya kirim kemarin dan hari ini masih centang satu.” Jelas Abdul yang merupakan rekan kami.
Mengenai hal ini, kami sangat menyayangkan tingkah camat tersebut, dan menganggap keacuhan terhadap pihak kami selaku pilar sosial. Dan mencontohkan sikap arogansi dari pemimpin yang seharusnya bersikap ramah, tamah, dan mengayomi masyarakat nya.
(Tim)