• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Daerah > MAGGOT SEBAGAI SOLUSI INOVATIF PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI NAGARI TANJUNG BONAI”
DaerahNasionalNews

MAGGOT SEBAGAI SOLUSI INOVATIF PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI NAGARI TANJUNG BONAI”

editor
Last updated: 16/08/2025 12:12
editor
176 Views
Share
3 Min Read
SHARE

Tanjung Bonai, Sinyalgonews.com, 7 Juli 2025 Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, tengah menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah organik. Dengan luas wilayah 86,5 km² dan populasi lebih dari 13.000 jiwa yang tersebar di 28 jorong, volume sampah harian yang mencapai 8–9 ton menjadi persoalan krusial yang menuntut solusi segera dan berkelanjutan.

Kondisi diperparah karena wilayah nagari ini dilintasi jalan provinsi yang ramai, sehingga sampah tidak hanya bersumber dari warga lokal, tetapi juga dari pengguna jalan yang melintas.
1. Inovasi: Budidaya Maggot sebagai Solusi
Menjawab persoalan tersebut, Nagari Tanjung Bonai menggagas pelatihan budidaya maggot (larva Black Soldier Fly/BSF) sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Inoki Ulma Tiara, S.Sos., M.Pd. yaitu dosen Pendidikan IPS di Universitas PGRI Sumatera Barat sekaligus anggota Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah (TAP4D) Kabupaten Tanah Datar.
Acara yang dihadiri langsung oleh Wali Nagari Tanjung Bonai, Bapak Endri Joni seorang pensiunan TNI yang kini aktif menggerakkan perubahan sosial di nagari sehingga mendapat sambutan hangat dari perangkat nagari dan masyarakat.
2. Mengapa Maggot?
Dr. Inoki menjelaskan bahwa sekitar 64% dari total sampah harian di nagari ini adalah sampah organik. Ini adalah peluang besar untuk mengubah limbah menjadi berkah. Maggot BSF diketahui mampu mengurai sampah organik dalam waktu singkat serta menghasilkan dua produk utama:
a. Kasgot (kompos bekas maggot) sebagai pupuk organik yang menyuburkan tanah, dan
b. Biomassa maggot yang mengandung protein tinggi untuk pakan ternak, terutama unggas dan ikan.
Dengan sistem ini, warga dapat mengelola hingga 80–90% sampah organik rumah tangga. Jika ini diterapkan secara kolektif, maka sekitar 40–45% persoalan sampah nagari dapat dituntaskan langsung dari sumbernya.
3. Respons Pemerintah Nagari
Wali Nagari Endri Joni menyatakan komitmennya untuk menjadikan program ini sebagai gerakan berbasis nagari. “Kita ingin Nagari Tanjung Bonai jadi pelopor pengelolaan sampah mandiri di Tanah Datar, bahkan Sumatera Barat,” ujarnya.
Pemerintah nagari berencana menyediakan lahan dan dukungan kelembagaan untuk membentuk Unit Pengelola Sampah Organik (UPSO) berbasis komunitas dengan sistem insentif. Selain itu, program ini akan disinergikan dengan kegiatan PKK, Karang Taruna, dan lembaga adat setempat.
4. Dampak Sosial dan Ekonomi
Selain aspek lingkungan, pelatihan ini membuka peluang ekonomi baru:
a. Warga bisa menjual maggot kering dan kasgot.
b. Ibu rumah tangga bisa berperan dalam pengolahan skala kecil.
c. Anak muda bisa membangun startup berbasis ekonomi sirkular.
Penutup
Kolaborasi antara akademisi, pemerintah nagari, dan masyarakat menjadikan Nagari Tanjung Bonai sebagai laboratorium hidup (living lab) inovasi lingkungan berbasis lokal. Jika program ini terus dikawal dengan baik, bukan tidak mungkin Tanjung Bonai akan menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan sampah organik berbasis maggot. Harapannya adalah inovasi kecil dari nagari bisa menjadi gerakan besar untuk Indonesia bebas sampah.

You Might Also Like

Bangsat! Ketua Partai GERINDRA dan Anggota DPR RI dari Provinsi Riau ini Peras Kadernya Sendiri, Kasus Apa?
Gubenur Sumbar Akan Kukuhkan Pengurus DPP LAKAM Masa Bakti 2025-2030
Selama Tahun 2024, Angka Kecelakaan Meningkat
Polres Bengkalis Gelar Kegiatan “Serabi Bengkalis” Berbagi Rezeki kepada Masyarakat Selama Bulan Ramadhan
Kolaborasi Apik Pemko-Kemenag Kukuhkan Pengurus KKG PAI SD dan Buka Seminar Guru PAI se- Kota Padang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Kabid Humas Polda Sumbar Hadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Indeks Kemerdekaan Pers dan Program Prioritas Presiden di Sumbar
Next Article Warga Minta Bupati Aceh Timur dan DPRK Bertindak Terkait Insiden Bau Busuk di Sekitar Tambang Gas Medco
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan  
News Polri
11/07/2026
SMP Negeri 25 Padang menggelar kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 
News Pendidikan
11/07/2026
Dugaan Penggelapan Uang Pajak oleh Oknum PNS Samsat Kota Solok, MYLC Terbitkan Legal Opinion
Hukum News
11/07/2026
“Kapolres Kampar Besuk Personel Zainal Arifin Yang Dirawat Di Icu RSUD Bangkinang
News Polri
11/07/2026

You Might also Like

DaerahNasionalNews

Gubernur Mahyeldi Buka Seleksi Petugas Haji Daerah Sumbar 1447 H/2026 M

23/01/2026
199 Views
HukumNasionalNews

Rekonstruksi Produksi Beras PT Padi Indonesia Maju, Satgas Pangan Polri Temukan Pelanggaran Standar Mutu

06/08/2025
119 Views
DaerahNasionalNews

Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Tuntas dan Beroperasi Tahun 2031

04/02/2026
277 Views
News

Sengketa Lahan Sawit 240 Hektar Di ” Rampok” Didesa Sontang

14/07/2024
354 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?