Padang, Sinyalnewsgo.com,— Dengan kecerdasan intelektual mencapai IQ 154, Theodore dikenal sebagai anak ajaib yang memiliki kecintaan mendalam terhadap ilmu pengetahuan dan sains. Awal tahun ini, bocah berusia enam tahun sepuluh bulan itu mencatatkan sejarah sebagai peserta termuda di Singapura yang berhasil meraih nilai A dalam ujian Kimia International General Certificate of Secondary Education (IGCSE), yang setara dengan O Levels.
Prestasi luar biasa itu membuat namanya menjadi sorotan dunia pendidikan. Theodore bukan hanya menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang akademik, tetapi juga membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk mengejar ilmu pengetahuan.
Selain keberhasilannya di bidang kimia, Theodore juga telah mengoleksi lima rekor nasional di Singapura. Salah satu pencapaian yang menakjubkan adalah menjadi orang pertama sekaligus termuda yang berhasil meraih nilai sempurna dalam olimpiade sains. Dedikasi, rasa ingin tahu, dan semangat belajar yang tinggi membuatnya menjadi inspirasi bagi banyak anak dan orang tua di seluruh dunia.
Wakil Presiden sekaligus Rektor Nanyang Technological University (NTU), Prof Christian Wolfrum, mengatakan bahwa NTU terbuka bagi semua talenta tanpa memandang usia. Menurutnya, kemampuan luar biasa seperti yang dimiliki Theodore merupakan anugerah yang patut didukung dengan fasilitas dan bimbingan yang tepat.
“Theodore adalah bukti bahwa potensi dan bakat bisa tumbuh di usia berapa pun. Tugas kami adalah membantu anak-anak seperti dia agar bisa berkembang tanpa kehilangan masa kecilnya,” ujar Prof Wolfrum.
Kini, Theodore telah mengikuti sejumlah kelas terbimbing di NTU, terutama pada bidang sains dan teknologi yang menjadi minat utamanya. Para dosen yang membimbingnya mengakui bahwa Theodore memiliki kemampuan berpikir analitis dan daya tangkap yang setara dengan mahasiswa tingkat akhir.
Di balik prestasinya yang mencengangkan, Theodore tetaplah anak kecil yang gemar bermain lego, membaca buku eksperimen, dan bereksperimen di laboratorium kecil miliknya di rumah. Orang tuanya berkomitmen untuk tetap menjaga keseimbangan antara pendidikan dan masa kanak-kanak agar Theodore tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan rendah hati.
Kisah Theodore mengingatkan banyak pihak bahwa kecerdasan bukan hanya soal angka IQ, tetapi juga soal semangat, disiplin, dan rasa ingin tahu yang tak pernah padam.
Penulis: TEUKU HUSAINI ✍️