• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Uncategorized > *PUTRI SALJU DILEMBAH SUNYI*
Uncategorized

*PUTRI SALJU DILEMBAH SUNYI*

editor
Last updated: 01/04/2026 19:23
editor
159 Views
Share
5 Min Read
SHARE

 

 

Karya: TEUKU HUSAINI

Sinyalnews.com

 

Di sebuah lembah yang diselimuti kabut tipis dan udara sejuk, hiduplah seorang gadis bernama Putri Salju. Ia dipanggil demikian bukan karena ia seorang bangsawan, melainkan karena kulitnya yang putih bersih dan hatinya yang bening seperti salju di puncak gunung.

Putri Salju tinggal bersama ibu tirinya yang dikenal dingin dan penuh ambisi. Sejak kecil, ia sudah terbiasa bekerja: menyapu halaman, memasak, hingga menimba air dari sungai yang cukup jauh. Namun, di balik semua itu, ia tidak pernah mengeluh. Senyumnya selalu hadir, bahkan saat lelah menyelimuti tubuhnya.

Di desa itu, orang-orang sering berbisik bahwa ibu tirinya iri pada kecantikan dan kebaikan hati Putri Salju. Rasa iri itu perlahan berubah menjadi kebencian. Hingga suatu hari, ibu tirinya memanggil seorang pemburu dan memerintahkannya untuk membawa Putri Salju ke dalam hutan dan tidak pernah kembali.

Pemburu itu, yang berhati lembut, tak tega melaksanakan perintah kejam tersebut. Ia justru membawa Putri Salju ke dalam hutan, lalu berkata dengan suara lirih, “Pergilah jauh, Nak. Jangan kembali ke desa. Selamatkan dirimu.”

Dengan mata berkaca-kaca, Putri Salju berlari menembus hutan lebat. Ia terus berjalan hingga menemukan sebuah pondok kecil yang tampak sederhana namun hangat. Tanpa berpikir panjang, ia masuk dan beristirahat.

Pondok itu ternyata milik tujuh penambang kecil yang ramah. Mereka terkejut melihat tamu tak diundang, tetapi setelah mendengar kisah Putri Salju, mereka pun menerima gadis itu dengan penuh kasih. Sejak saat itu, Putri Salju tinggal bersama mereka, membantu membersihkan rumah dan memasak makanan.

Hari-hari di pondok itu terasa damai. Tawa dan kebersamaan mengisi setiap sudut ruangan. Namun, kedamaian itu tidak berlangsung lama. Ibu tirinya akhirnya mengetahui bahwa Putri Salju masih hidup.

Dengan menyamar sebagai seorang penjual buah, ia datang ke pondok saat para penambang sedang bekerja. Ia menawarkan sebuah apel merah yang tampak segar dan menggoda. Putri Salju, yang tidak menaruh curiga, menerima dan memakannya.

Tak lama kemudian, tubuhnya melemah dan ia pun terjatuh tak sadarkan diri.

Saat para penambang kembali, mereka menemukan Putri Salju terbaring pucat. Mereka berusaha membangunkannya, namun tak berhasil. Dengan penuh kesedihan, mereka meletakkannya di sebuah peti kaca agar tetap terjaga keindahannya.

Berhari-hari berlalu, hingga suatu pagi, seorang pemuda pengembara datang ke pondok itu. Ia terpikat oleh wajah damai Putri Salju. Dengan hati penuh harap, ia berdoa dan dengan lembut mengangkat tubuh gadis itu.

Keajaiban pun terjadi. Potongan apel yang tersangkut di tenggorokannya terlepas, dan Putri Salju perlahan membuka matanya.

Pemuda itu ternyata bukan orang biasa. Ia adalah seorang bangsawan muda yang kaya raya, namun dikenal sangat sopan dan rendah hati. Namanya Arka.

Sejak saat itu, Arka setia mendampingi Putri Salju. Ia tidak hanya terpikat oleh kecantikan gadis itu, tetapi juga oleh ketulusan dan kebaikan hatinya. Hari demi hari, rasa itu tumbuh menjadi cinta yang tulus.

Para penambang kecil merasa bahagia melihat senyum Putri Salju kembali merekah. Mereka pun merestui hubungan keduanya.

Suatu sore yang cerah, di depan pondok sederhana itu, Arka berkata dengan penuh kesungguhan,

“Putri Salju, maukah kau menjadi pendamping hidupku? Aku berjanji akan menjagamu dengan sepenuh hati.”

Putri Salju terdiam sejenak. Air matanya jatuh, bukan karena sedih, tetapi karena bahagia.

“Aku mau,” jawabnya lembut.

Pernikahan mereka pun digelar dengan sederhana namun penuh kehangatan. Tak lama kemudian, Arka mengajak Putri Salju tinggal di rumah besarnya yang megah, jauh dari bayang-bayang masa lalu yang kelam.

Kabar kebahagiaan itu akhirnya sampai ke telinga ibu tirinya. Dengan rasa penasaran dan iri yang masih membara, ia datang ke rumah besar tersebut.

Namun, yang ia temukan justru membuatnya terdiam. Putri Salju berdiri anggun dengan pakaian indah, disambut hormat oleh banyak orang, dan didampingi suami yang kaya, sopan, serta penuh wibawa.

Putri Salju menatap ibu tirinya tanpa kebencian.

“Ibu, aku sudah memaafkan semua yang terjadi.”

Kata-kata itu justru menusuk hati ibu tirinya. Ia merasa kecil di hadapan kebaikan yang tak pernah ia miliki. Tanpa berkata apa-apa lagi, ia pergi dengan langkah gontai, merasakan akibat dari kebencian yang selama ini ia pelihara.

Sementara itu, Putri Salju hidup bahagia bersama Arka. Kekayaan tidak membuatnya berubah. Ia tetap rendah hati, tetap suka menolong, dan tetap menjadi gadis berhati seputih salju.

You Might Also Like

Sidang Perdana Kasus Pengrusakan Gerbang Kantor KAN Nanggalo: Dua Anak Nagari Dapat Dukungan Puluhan Warga, Dibelahnya Hubungan Ninik Mamak dan Kemenakan
Polri Berlakukan One Way Nasional KM 414-70 Tol Trans Jawa, Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan saat Berkendara
Perlancar Akses Transportasi Udara Menuju Mentawai, Gubernur Sumbar Datangi Kantor Pusat Lion Grup
Kinerja Pemprov Sumbar Dalam Penanganan Bencana dan Pengelolaan APBD, Mendapat Apresiasi Mendagri
Kepala Seksi Administrasi Kamtib Pimpin dan Berikan Amanat Apel Pagi Lapas Narkotika Rumbai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H. Mustafa membuka Gebyar Madrasah MTsN 6 Kota Padang Tahun 2026
Next Article *SAWAHLUNTO TETAPKAN INFRASTRUKTUR DAN SDM JADI PRIORITAS PEMBANGUNAN 2027*
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Pererat Silaturahmi, Persaudaraan Jemaah Masjid Istighfar Parak Gadang Gelar Wisata Religi ke Batusangkar dan Bukittinggi.
Agama Nasional News
18/07/2026
H. Irwan Zuldani Gelar Festival Seni Budaya Sumbar 2026, 25 Grup Qasidah dan 100 Peserta Baju Basiba Siap Berlaga
News
18/07/2026
Polsek Kampar Kawal Distribusi 1,26 Ton Jagung Pipil ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Asta Cita Presiden Menuju Swasembada Pangan
News
18/07/2026
Sekda Sumbar: LPM Harus Jadi Penggerak Nagari Creative Hub dan Pemberdayaan Masyarakat
News
18/07/2026

You Might also Like

DaerahNasionalNewsSumbarUncategorized

Koramil 03/Gringsing, Indahnya Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan

03/03/2025
289 Views
Uncategorized

NILAI INDEKS DAYA SAING DAERAH TINGGI, PADANG RAIH PENGHARGAAN NASIONAL

25/02/2026
232 Views
UncategorizedHukumNasionalNews

Bupati Bersama Kapolres Pasaman Barat Menyerahkan Penghargaan Kepada Pocil Polres Pasaman Barat

07/10/2025
314 Views
Uncategorized

Bentuk Karakter Disiplin, Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW Ajarkan Anka-Anak Perbatasan Latihan Baris-Berbaris

17/11/2024
279 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?