Padang, Sinyalgonews.com,–Persatuan Perantau Solok Saiyo Sakato (S3) Sumatera Barat menggelar kegiatan halal bihalal, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Minggu (19/4/2026). Acara dengan tema “Dengan Silaturahmi Kita Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan” ini dihadiri oleh Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi beserta Ketua Umum S3 Nurfirman Wansyah, Sekretaris Umum, drg, Afando Ekardo dan jajaran pengurus lainnya.
Tak hanya itu, sejumlah pejabat eselon 2 dilingkungan Pemprov Sumbar hadir, seperti terlihat Kadis Kelautan dan Perikanan, Syefdinon, S.Sos, MM, Kadis Perhubungan Dedi Diantolani, Kadis Kehutanan, Dr, Ferdinal Asmin, S.TP, MP., Ka Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumbar, Dr. Ria Wijayanty, ST, M. Si. Terlihat juga Walikota Padang Fadly Amran.

Ketua Panitia Pelaksana, Rezkia Fauzi, SE MM dalam laporan menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini telah direncanakan sejak sebelum bulan suci Ramadan. Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan sebelumnya juga telah dilaksanakan, buka bersama, senam sebulan sekali,
Ia menjelaskan bahwa undangan telah disebarkan kepada lebih dari 500 lebih, baik yang berada di kampung halaman maupun perantauan, melalui berbagai media, termasuk media sosial dan pemasangan spanduk.
Sekdaprov Arry Yuswandi dalam sambutannya mengatakan, Solok Saiyo Sakato (S3)memiliki banyak orang hebat dan tokoh-tokoh yang sukses di perantauan, yang menjadi kekuatan untuk mendukung kesuksesan S3 khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Arry Yuswandi juga menyampaikan pesan penting tentang kekuatan ikatan antara ranah dan rantau bagi suku Minang. “Ikatan ranah dan rantau adalah kekuatan suku Minang selama ini, karena soliditas dan semangat kebersamaan inilah pemerintah daerah dapat kuat dengan sinergitas yang terbangun,” tegasnya.
“Kita Bersyukur Perantau dan Anak Nagari sangat banyak membantu pemerintah selama ini,” sebut Arry
Selain itu ia juga menyoroti kekayaan alam dan keindahan alam Sumatera Barat yang berada di Solok, yang apabila dikelola dengan baik, dapat memajukan S3 dan Sumbar. Seperti keindahan alam 4 Danau yang hanya ada di Solok, kekayaan Energi Panas Bumi dan sebagainya.

“Semoga potensi ini bisa diharmonisasikan untuk menjadi kekuatan di Ranah Minang,” tambahnya.
Sementara , Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar Syefdinon yang juga hadir sebagai tokoh masyarakat Solok Raya menyebut kalau masyarakat Solok Raya memiliki kekuatan dan potensi yang bisa digerakkan agar lebih maju dan berkembang ke depannya.
“Kalau kompak, pasti jadi enak bergerak untuk membangun negeri. Potensi di Solok Raya sebenarnya banyak, tapi belum tergarap,” katanya.
Syefdinon juga berharap kekompakan terus tetap terjaga di tubuh Persatuan Perantau S3 ini. Selain itu juga diharapkan semakin kuat rasa kekeluargaan dan gotong royong sehingga menjadi jalan untuk berbuat dan bersinergi untuk kemajuan Sumbar.
“Harus kompak dan tetap solid, serta siap bersinergi membangun Sumbar,” ujar Syefdinon.
Sebelumnya, Ketua Umum S3 Sumbar, Nurfirman Wansyah dalam sambutannya juga berharap persatuan ini semakin kompak.
“Acara halalbihalal pada hari ini, selain menjalin silaturahmi, kegiatan ini diharapkan juga sebagai wadah bagi perantau Solok Raya untuk memperhatikan perkembangan kampung halamannya,” kata Suwirpen.
Anggota DPRD Sumbar ini juga mengingatkan kepada para perantau dari daerah Solok untuk tidak memutuskan hubungan silaturahmi. “Menjalin silaturahmi sama halnya membangun jembatan hati. Selain juga memperpanjang umur dan mempermudah rezeki,” ujarnya.
Selain halal bihalal ini, Persatuan Perantau S3, kata Nurfirman Wansyah, juga aktif menggelar kegiatan-kegiatan sesama anggota untuk memperkuat kebersamaan. Selain juga kegiatan sosial menyantuni anak yatim di kawasan Solok Raya.
Dia pun berharap ke depannya potensi besar yang dimiliki warga masyarakat di Kota Solok, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan bisa lebih menggeliat lagi.
Walikota Padang yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, aktifnya organisasi kampung akan membantu pemerintah kota Padang menjalankan roda pembangunan di kota Padang.
“Kami berikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan oleh keluarga besar S3 Keberhasilan yang sudah dicapai oleh pemko Padang tidak terlepas dari sumbangsih para perantau terutama keluarga besar S3” ucap Fadly Amran.
Terpisah, Sekretaris Umum S3, drg, Afando Ekardo mengatakan warga asli Solok Raya yang ada di Padang sekitar 20 persen dari jumlah keseluruhan masyarakat kota Padang. Hal jelas memiliki potensi besar yang belum semuanya mampu kita rangkul. “Ini jadi upaya ke depannya, bagaimana bisa merangkul dan saling bekerjasama untuk kemajuan Sumbar” ucap Afando Ekardo
Kepala BKOM dan Pelkes Sumbar ini berharap persatuan masyarakat Solok Raya ini bisa terus ditingkatkan. Kata kuncinya adalah sinergi. Bagaimana segala potensi yang dimiliki bisa disinergikan,
Sesuai namanya, Solok Saiyo Sakato, Afando Ekardo berharap persatuan tetap terbangun antara sesama anggota, selain juga lebih solid lagi ke depannya. “Dengan kegiatan ini diharapkan bisa lebih membangun kerja sama dan kolaborasi. Selain ikut membangun kota Padang dan Sumbar, juga mampu meminimalisir masala
h di provinsi ini,” katanya.
(Marlim)