Padang, Sinyalgonews.com,--Dua bocah yang terseret arus saat mandi di Pantai Ulak Karang, Kota Padang, hingga kini masih belum ditemukan. Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan belum membuahkan hasil meski upaya penyisiran terus diperluas.
Kedua korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (18/4/2026) saat korban bersama teman-temannya mandi di pantai, sebelum akhirnya terseret ombak sekitar siang hari.
Pada hari kedua operasi, tim SAR membagi pencarian ke dalam beberapa unit dengan cakupan area hingga beberapa mil laut. Berbagai peralatan telah dikerahkan, mulai dari perahu karet, alat SAR air, hingga dukungan lintas instansi seperti TNI, Polri, BPBD, dan relawan.
Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada sore hari, tanda-tanda keberadaan korban masih belum ditemukan. Tim akan kembali melanjutkan operasi pada hari berikutnya dengan fokus penyisiran di titik-titik yang telah dipetakan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak tidak bersahabat.
Editor: TEUKU HUSAINI Sinyalgonews.com