Sawahlunto, Sinyalgonews.com,–Menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui dialog interaktif di Radio Sawahlunto FM, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, khususnya kepada para pelaku usaha, mengenai pentingnya sensus ekonomi yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Sawahlunto.
Kepala BPS Kota Sawahlunto, Arieswaty, S.ST menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda rutin yang digelar setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan menyediakan data dasar yang akurat dan terpercaya terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, daya saing, kinerja usaha, hingga tingkat adopsi ekonomi digital.
“Cakupan Sensus Ekonomi meliputi seluruh usaha non-pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), usaha rumahan maupun online, hingga perusahaan besar,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, terutama pelaku usaha, dalam memberikan data yang jujur dan akurat. Menurutnya, data tersebut sangat menentukan ketepatan kebijakan pemerintah, baik dalam hal permodalan, perizinan, maupun pemberian subsidi.
Terkait pelaksanaan di lapangan, Arieswaty menyebutkan jumlah petugas sensus masih dalam tahap perencanaan. Perekrutan dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2026, dengan melibatkan mitra pendataan yang akan dibekali pelatihan terlebih dahulu.
Nantinya, petugas sensus akan dilengkapi identitas resmi seperti tanda pengenal dan surat tugas dari BPS. Masyarakat pun diimbau untuk memastikan keabsahan identitas petugas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Masyarakat diharapkan tidak ragu menanyakan identitas petugas, termasuk asal instansi dan surat tugasnya,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, BPS Kota Sawahlunto mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas serta memberikan informasi yang benar demi mendukung pembangunan ekonomi yang lebih baik.