Padang, Sinyalgonews.com,–Adanya berita di sebuah media online dengan judul “Pungutan Uang Perpisahan di SMPN 25 Padang Menuai Sorotan” membuat orang tua kelas IX SMPN 25 angkat bicara. Mereka merasa kesal dengan ulah wartawan yang memberitakan tentang perpisahan SMPN 25 Padang tanpa konfirmasi kepada mereka sebagai panitia pelaksana.
“Siapa yang menyorot, kok bisa-bisanya wartawan tersebut membuat berita seperti ini”ucap salah seorang walimurid kesal.
Wali murid tersebut menceritakan kronologis sampai terbentuknya panitia pelaksana acara perpisahan.


Tanggal 27 April 2026 kami pengurus parenting dan seluruh orang tua kelas IX diundang oleh kepala sekolah dan Komite Sekolah untuk membicarakan tentang perpisahan siswa kelas IX. Hadir dalam rapat 88 orang pengurus parenting kelas IX dan Orang Tua. “Turut hadir pengurus komite sekolah, bapak Ronal Yandra, bapak Marlim Pimpinan Redaksi Sinyalgonews.com dan pengurus komite lainnya” ujarnya
Dalam rapat kepala sekolah Herry Susanto menanyakan apakah perpisahan siswa kelas IX akan dilaksanakan. Dijawab peserta yang hadir, setujuuuu. Kalau begitu kata kepala sekolah silakan bentuk panitia pelaksana perpisahan. Akhirnya terpilih Tuti Yuliastari sebagai Ketua Panitia.
Kemudian anggota parenting dan orang tua yang hadir dipimpin Ketua Panitia sepakat membentuk kepengurusan. Selanjut dibahas tentang RAB perpisahan, setelah dapat angka baru dilemparkan ke forum bagaimana cara untuk menutupi biaya tersebut.
Setelah diadakan rapat, bertemulah RAB sebesar 32jt. Selanjutnya orang tua sepakat membagi biaya tersebut dengan seluruh siswa kelas IX. “Jadi semua itu kesepakatan kami, tidak ada tekanan dari pihak sekolah ataupun komite. Lagian kan sudah disepakati, kalau memang tidak mau bayar ya nggak usah bayar. Ini pakai disebar ke wartawan” ujarnya kesal
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Sinyalgonews.com Marlim membenarkan kalau dirinya hadir dalam rapat pembentukan panitia perpisahan SMPN 25 Padang. “Benar saya hadir, karena kebetulan saya salah seorang pengurus komite SMPN 25 Padang” ujar Marlim di ruang kerjanya, Jumat (8/5/2026).
Marlim mengaku heran bagaimana wartawan tersebut bisa menyimpulkan seperti dalam pemberitaannya. “Saya juga wartawan, dan harus wartawan tersebut mencari informasi sesuai fakta, baru diterbitkan beritanya” ujar Marlim.
Bahkan pada saat rapat Marlim juga minta supaya biaya organ ditanggung oleh komite. “Kami anggota komite ada 15 orang, untuk itu saya minta setiap anggota komite ikut menyumbang 100rb per orang untuk membantu biaya organ” ucap Marlim lagi
Seperti diketahui, SMPN 25 Padang menurut rencana akan mengadakan acara perpisahan kelas IX. Sesuai hasil kesepakatan, acara akan diadakan di Gedung Youth Center, gedung milik pemerintah kota Padang, 25 Mei 2026. “Tapi kalau memang ada yang keberatan ya sudah, kita batalkan acara tersebut” ujar Heri Susanto, Kepala SMPN 25 Padang.