Editor : TEUKU HUSAINI
PADANG, Sinyalgonews com,–Pemerintah Kota Padang terus memperkuat strategi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis kearifan lokal Minangkabau melalui penguatan peran Dubalang Kota sebagai garda terdepan dalam pengawasan sosial, pencegahan kenakalan remaja, serta pengendalian berbagai potensi gangguan ketertiban di tengah masyarakat.
Program Dubalang Kota ini menjadi salah satu langkah strategis Pemko Padang dalam menghidupkan kembali nilai-nilai adat Minangkabau yang selama ini menjadi identitas sosial masyarakat, sekaligus mengintegrasikannya dengan sistem keamanan modern yang melibatkan aparat pemerintah, TNI, Polri, serta unsur adat seperti niniak mamak dan Kerapatan Adat Nagari (KAN).
Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa keberadaan Dubalang Kota bukan hanya sekadar petugas patroli malam, tetapi juga representasi nyata hadirnya nilai adat dalam kehidupan sosial masyarakat perkotaan. Dubalang berperan sebagai penghubung antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial secara humanis dan berbasis budaya.
Menurutnya, pembentukan dan penguatan Dubalang Kota merupakan bagian dari Program Unggulan Padang Sigap yang menitikberatkan pada respons cepat terhadap persoalan sosial, termasuk tawuran remaja, balap liar, penyalahgunaan narkotika, hingga potensi tindak asusila yang dapat merusak generasi muda.
Dalam implementasinya, Dubalang Kota melakukan patroli rutin pada malam hari hingga dini hari, serta menjalankan fungsi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat. Kehadiran mereka terbukti memberikan dampak signifikan dalam menekan angka kriminalitas dan meningkatkan rasa aman warga.
Pemko Padang juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program ini. Kolaborasi antara Dubalang Kota, Satpol PP, TNI, Polri, niniak mamak, serta elemen masyarakat lainnya menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan di Kota Padang.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali peran nagari dalam struktur kehidupan perkotaan, agar nilai-nilai adat Minangkabau tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi benar-benar hadir dalam praktik sosial masyarakat sehari-hari.
Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra menyampaikan bahwa saat ini terdapat ratusan personel Dubalang Kota yang tersebar di seluruh wilayah kota. Mereka merupakan utusan terbaik yang direkomendasikan oleh lembaga adat dan ditempatkan secara merata di berbagai kelurahan.
Dengan pola kerja terstruktur dan sistem patroli malam, Dubalang Kota diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif, sekaligus memperkuat identitas budaya Minangkabau di tengah dinamika kehidupan perkotaan modern.
Program ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal masih sangat relevan dalam menjawab tantangan sosial saat ini, terutama dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman.
Pemko Padang berharap, melalui penguatan Dubalang Kota, akan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya mengandalkan pendekatan formal aparat, tetapi juga mengakar kuat pada nilai adat, moral, dan kebersamaan masyarakat Minangkabau yang telah diwariskan secara turun-temurun.