Editor: TEUKU HUSAINI
Solok, Sinyalgonews.com,–Momen membanggakan hadir dalam kegiatan sekolah yang berlangsung penuh haru dan keceriaan. Tiga bersaudara tampil menunjukkan bakat dan prestasi mereka di hadapan guru, orang tua, serta para tamu undangan.
Hari itu menjadi hari istimewa bagi keluarga besar mereka. Sang kakak, Uda Dzaky, resmi mengikuti wisuda tahfidz setelah berhasil menyelesaikan hafalan 2 juz Al-Qur’an. Dengan wajah tenang dan penuh percaya diri, Dzaky mengikuti prosesi wisuda yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Di usia muda, Dzaky mampu menunjukkan semangat belajar agama dan kedisiplinan dalam menghafal Al-Qur’an. Momen itu pun membuat kakek dan nenek terlihat terharu menyaksikan cucunya berdiri di atas panggung menerima penghargaan.
Tak hanya Dzaky, sang kakak Adeeva juga turut mencuri perhatian. Dalam acara tersebut, Adeeva tampil membawakan Tari Pasambahan dan Tari Cewang dengan gerakan anggun dan penuh semangat. Penampilannya mendapat apresiasi dari penonton karena mampu menghadirkan nuansa budaya Minangkabau yang indah dan memikat.
Busana adat yang dikenakan Adeeva semakin menambah pesona penampilannya di atas panggung. Senyum dan rasa percaya dirinya membuat suasana acara semakin meriah dan hangat.
Sementara itu, si bungsu Nisa juga tak kalah memukau. Dengan suara polos dan penuh penghayatan, Nisa tampil menyanyikan lagu dan membacakan puisi khusus untuk anak-anak kelas 6 yang akan meninggalkan sekolah tersebut.
Penampilan Nisa membuat banyak penonton tersenyum haru. Puisi yang dibawakan nya menggambarkan rasa persahabatan, kenangan belajar bersama, serta harapan untuk masa depan para kakak kelas. Suasana aula pun dipenuhi tepuk tangan setelah penampilannya selesai.
Kehadiran tiga bersaudara dengan bakat dan kemampuan berbeda itu menjadi warna tersendiri dalam acara sekolah tersebut. Ada yang membanggakan lewat hafalan Al-Qur’an, ada yang mengangkat budaya daerah melalui tarian, dan ada pula yang menyentuh hati lewat lagu dan puisi.
Bagi kakek dan nenek, hari itu tentu menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Melihat cucu-cucu tumbuh dengan prestasi, keberanian tampil, serta kecintaan terhadap agama dan budaya merupakan kebahagiaan tersendiri.
Acara pun berlangsung sukses dan penuh kehangatan keluarga. Banyak orang tua yang hadir merasa bangga menyaksikan anak-anak tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas panggung sekolah.