Padang, Sinyalgonews.com,–Dinas Pendidikan Sumbar melalui Cabdin Pendidikan Wilayah 1 terus mendorong transformasi digital melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang Artificial Intelligence (AI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan “99 Detik Lebih Kaya Dengan Affiliate Marketing” yang digelar pada hari Minggu, 7 Juni 2026 bertempat di Aula Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah 1 Bukittinggi.
Kacabdin Pendidikan Wilayah 1, Willia Zuwerni dalam sambutannya saat membuka pelatihan mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan peningkatan kompetensi kewirausahaan kepala sekolah di SMA 1 Bukittinggi beberapa waktu yang lalu bersama Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi.

“Setelah kegiatan kompetensi kewirausahaan kepala sekolah yang diadakan di SMAN 1 Bukittinggi beberapa waktu yang lalu, maka pada hari ini kita lanjutkan dengan pelatihan “99 Detik Lebih Kaya Dengan Affiliate Marketing” ucap Willia Zuwerni.
Program pelatihan ini dirancang untuk memastikan teknologi AI dapat diadaptasi secara langsung dan aplikatif baik di dunia pendidikan maupun para pelaku usaha UMKM di Sumatera Barat. Hal ini juga sejalan dengan keinginan Gubernur dalam meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi digital.
Kacabdin mengatakan bahwa pelatihan yang dilakukan selama satu hari ini diikuti oleh kepala sekolah SMA/SMK se-cabdin wilayah 1 dengan narasumber Faid Lurrohman Andi Wajoana praktisi digital marketing dan affiliate strategist, Nurcahyadi Siddiq AI Enthusiast dan Digital Business Coach serta Bunda Reffans tokoh UMKM Sumbar

Sementara Ketua Harian UMKM Sumbar, Bunda Een Reffans mengatakan bahwa pelatihan difokuskan pada penguasaan Kecerdasan AI untuk Hasilkan Income Otomatis dan Berkelanjutan dari Affiliate Marketing.
“Affiliate marketing menjadi salah satu cara paling populer untuk mendapatkan penghasilan online tanpa perlu stok produk atau repot mengirim barang. Dari blogger hingga kreator TikTok, banyak orang kini memanfaatkan sistem ini untuk monetisasi konten” ucap Bunda Reffans.
Masih menurut Bunda Reffans, melalui program pelatihan ini, kita berharap agar AI tidak hanya menjadi tren teknologi, tetapi benar-benar diadaptasi dan dimanfaatkan secara nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing di era digital.
(Marlim)