Padang, Sinyalgonews.com,–Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri, Kepala BKOM Pelkes Sumatera Barat, drg. Afando Ekardo, langsung tancap gas dengan menghadirkan sejumlah inovasi baru yang menyasar peningkatan kualitas SDM di Sumbar.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan halal bihalal bersama jajaran, sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memulai program strategis tahun 2026.
Ekardo mengungkapkan, pihaknya menyiapkan dua agenda besar. Pertama, pengembangan inovasi “Rasa Surga” yang sebelumnya meraih nilai tertinggi di Sumatera Barat pada 2024. Kedua, peluncuran program bimbingan belajar (bimbel) khusus bagi calon TNI, Polri, dan sekolah kedinasan “Tuah Sakato”.
Program bimbel ini disebut sebagai terobosan baru, bahkan diklaim menjadi yang pertama di Indonesia untuk lembaga sejenis. Kegiatan akan dilaksanakan di fasilitas BKOM Pelkes Sumbar yang telah berstatus BLUD sejak diresmikan pada 30 Januari 2025.
“Target awal sebanyak 100 peserta dengan sistem asrama. Kami siapkan fasilitas lengkap, mulai dari kamar, ruang makan, hingga layanan kesehatan oleh tenaga medis dan ahli gizi,” ujar Afando.
Menurutnya, program ini tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik dan fisik, tetapi juga pembinaan kesehatan melalui pola diet yang terukur.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan lembaga. BKOM Pelkes Sumbar ditargetkan mampu mencapai pendapatan sebesar Rp4 miliar pada 2026.
Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi dan mulai melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah, termasuk SMA Negeri 3 Padang, guna menjaring calon peserta.
Di sisi lain, BKOM juga meluncurkan inovasi kedua berupa Webinar Nasional Series bertajuk “Bidadari Surga” yang akan dimulai pada 31 Maret. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Sumatera Barat.
Webinar akan menghadirkan berbagai topik aktual, seperti deteksi dini kanker serviks, stunting, hingga penanganan kesehatan saat bencana. Peserta akan mendapatkan sertifikat dari Kementerian Kesehatan serta Satuan Kredit Profesi (SKP).
Tak hanya itu, BKOM Pelkes Sumbar juga menghadirkan podcast “Klinik Kompetensi” sebagai media pembelajaran gratis bagi tenaga kesehatan.
“Dengan adanya webinar dan podcast ini, kami ingin memastikan tenaga kesehatan terus meningkatkan kompetensinya tanpa terkendala biaya,” tambahnya.
Program-program tersebut turut didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekda Sumbar, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Komisi V DPRD Sumbar dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Melalui berbagai inovasi ini, BKOM Pelkes Sumbar menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik bagi generasi muda maupun
tenaga kesehatan di daerah.