PADANG, Sinyalgonews.com,–Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat bersama instansi terkait melakukan langkah konsinyasi terhadap lahan yang masih dalam proses penyelesaian, sehingga kini hanya tersisa lima bidang tanah yang belum tuntas.
Konsinyasi merupakan mekanisme penitipan ganti kerugian di pengadilan bagi pemilik lahan yang belum menyetujui atau belum menerima hasil musyawarah penetapan nilai ganti rugi. Langkah ini ditempuh agar proyek strategis nasional tersebut tidak mengalami hambatan dalam tahap konstruksi.
Proyek Flyover Sitinjau Lauik sendiri menjadi salah satu infrastruktur penting untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalur ekstrem Padang–Solok yang dikenal memiliki tanjakan dan turunan curam. Jalur ini selama bertahun-tahun menjadi titik rawan kecelakaan dan hambatan logistik di Sumatera Barat.
Menurut data BPJN Sumbar, sebagian besar bidang tanah terdampak sudah melalui proses musyawarah dan pembayaran ganti rugi. Namun masih terdapat beberapa bidang yang menunggu penyelesaian administratif hingga akhirnya masuk dalam tahap konsinyasi.
Pemerintah menargetkan percepatan pembebasan lahan agar pembangunan fisik flyover dapat berjalan sesuai jadwal. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.
Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat jaringan jalan nasional yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di wilayah dengan kondisi topografi ekstrem seperti Sitinjau Lauik.
Dengan tersisanya lima bidang tanah, proses finalisasi pengadaan lahan kini memasuki tahap akhir sebelum seluruh area konstruksi dapat sepenuhnya dikuasai untuk pembangunan.
Pemerintah bersama BPJN Sumbar optimistis proyek ini dapat segera direalisasikan sesuai target dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas, khususnya pengguna jalan lintas Padang–Solok.
Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com