• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > Bukan Sekadar Pelatihan Menulis: Workshop AI di STKIP YDB Lubuk Alung Buka Wawasan Akademisi tentang Etika dan Efisiensi Penelitian
NasionalNewsPendidikan

Bukan Sekadar Pelatihan Menulis: Workshop AI di STKIP YDB Lubuk Alung Buka Wawasan Akademisi tentang Etika dan Efisiensi Penelitian

editor
Last updated: 04/06/2026 09:33
editor
143 Views
Share
7 Min Read
SHARE

Lubuk Alung, Sinyalgonews.com – Di tengah derasnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia akademik dituntut untuk beradaptasi tanpa kehilangan integritas ilmiah. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat STKIP YDB Lubuk Alung menggelar workshop daring bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Penulisan Artikel Ilmiah” pada April 2026.

Contents
Menjawab Tantangan Akademisi di Era DigitalDeepSeek: Mitra Diskusi Virtual bagi PenelitiSciSpace: Membaca Puluhan Jurnal dalam Hitungan MenitMendeley: Solusi Praktis Mengelola ReferensiMenanamkan Etika di Tengah Kemajuan TeknologiAntusiasme Peserta Sangat TinggiMempersiapkan Akademisi Menghadapi Masa Depan

Kegiatan yang diprakarsai oleh Adri Nofrianto, M.Pd., M.Sc., Irna Wahyuni, M.Pd., Elfa Rafulta, S.Si., M.Sc., dan Sri Wahyuni, M.Pd. ini berhasil menarik perhatian 98 dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Berbeda dengan pelatihan penulisan ilmiah pada umumnya, workshop ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memanfaatkan berbagai platform AI modern seperti DeepSeek, SciSpace, dan Mendeley untuk mendukung proses penelitian dan penulisan artikel ilmiah.

Yang menarik, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta hingga 49 persen hanya dalam satu hari pelatihan, sebuah capaian yang menunjukkan tingginya kebutuhan akademisi terhadap literasi teknologi berbasis AI.

Menjawab Tantangan Akademisi di Era Digital

Menulis artikel ilmiah merupakan salah satu tuntutan utama bagi dosen, peneliti, maupun mahasiswa. Namun dalam praktiknya, proses tersebut sering kali dihadapkan pada berbagai kendala, mulai dari keterbatasan waktu, kesulitan mencari referensi, manajemen sitasi yang rumit, hingga hambatan bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, tim pengabdian menjelaskan bahwa AI bukanlah pengganti peneliti, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

“AI tidak bisa dan tidak boleh menggantikan peran penulis. AI hanya membantu mencari, merangkum, menyusun, dan merapikan informasi. Sementara analisis, pemikiran kritis, dan tanggung jawab ilmiah tetap berada di tangan peneliti,” jelas Adri Nofrianto.

Menurutnya, ledakan jumlah publikasi ilmiah di dunia membuat akademisi membutuhkan alat yang mampu membantu menyaring dan mengelola informasi secara lebih efektif.

DeepSeek: Mitra Diskusi Virtual bagi Peneliti

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah demonstrasi penggunaan DeepSeek, sebuah platform AI berbasis chatbot yang dapat diajak berdiskusi layaknya rekan sejawat.

Melalui DeepSeek, peserta belajar bagaimana mencari ide penelitian, menyusun kerangka artikel ilmiah, memperbaiki tata bahasa akademik, hingga menerjemahkan naskah ke dalam bahasa Inggris.

Namun demikian, tim pelaksana juga menekankan pentingnya sikap kritis dalam menggunakan AI.

“DeepSeek bisa memberikan jawaban yang terdengar meyakinkan, tetapi belum tentu benar. Karena itu setiap referensi dan informasi yang diberikan AI harus diverifikasi kembali ke sumber aslinya,” tegas pemateri.

SciSpace: Membaca Puluhan Jurnal dalam Hitungan Menit

Sementara itu, platform SciSpace menjadi primadona bagi peserta yang sedang menyusun kajian pustaka atau literature review.

Melalui fitur Copilot, peserta dapat mengunggah artikel jurnal dan langsung mengajukan pertanyaan mengenai isi penelitian, metodologi, hasil, hingga kelemahannya.

Kemampuan SciSpace merangkum puluhan artikel dalam waktu singkat dinilai sangat membantu akademisi yang harus menelaah banyak referensi dalam waktu terbatas.

Tak hanya itu, fitur Literature Review Matrix Generator juga memungkinkan pengguna membuat tabel perbandingan berbagai penelitian secara otomatis, sehingga proses identifikasi celah penelitian (research gap) menjadi lebih mudah dan sistematis.

Mendeley: Solusi Praktis Mengelola Referensi

Platform ketiga yang diperkenalkan adalah Mendeley, aplikasi manajemen referensi yang telah lama digunakan di kalangan akademisi dan kini dilengkapi fitur berbasis AI.

Peserta diperkenalkan pada berbagai fitur unggulan, seperti ekstraksi metadata otomatis dari file PDF, rekomendasi artikel ilmiah berdasarkan topik penelitian, hingga integrasi langsung dengan Microsoft Word.

Fitur Insert Citation dan Insert Bibliography menjadi salah satu yang paling disukai peserta karena mampu menyusun kutipan dan daftar pustaka secara otomatis sesuai gaya sitasi internasional seperti APA, MLA, maupun IEEE.

“Selama ini saya membuat daftar pustaka secara manual. Setelah mengetahui fitur Mendeley di Word, pekerjaan saya jadi jauh lebih mudah,” ujar salah seorang peserta.

Menanamkan Etika di Tengah Kemajuan Teknologi

Meski menonjolkan manfaat AI, workshop ini juga memberikan perhatian besar terhadap aspek etika akademik.

Tim pengabdian mengingatkan bahwa penggunaan AI harus tetap berada dalam koridor integritas ilmiah. Peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko penyalahgunaan teknologi, seperti plagiarisme, manipulasi data, hingga penggunaan AI sebagai “penulis bayangan”.

Beberapa prinsip yang ditekankan antara lain:

  • AI tidak boleh menggantikan analisis dan pemikiran peneliti.
  • Setiap penggunaan AI harus transparan dan sesuai kebijakan jurnal.
  • Referensi dan data yang dihasilkan AI wajib diverifikasi.
  • Penggunaan AI untuk menciptakan data penelitian merupakan pelanggaran etika akademik.

“Gunakan AI dengan bijak. Pakai AI, tetapi tetap gunakan akal dan tanggung jawab ilmiah,” pesan para pemateri.

Antusiasme Peserta Sangat Tinggi

Tingginya antusiasme peserta tercermin dari hasil survei kepuasan yang mencapai nilai rata-rata 4,72 dari skala 5.

Mayoritas peserta menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan akademisi saat ini. Mereka juga mengapresiasi metode pelatihan yang menggabungkan teori, demonstrasi, dan praktik langsung.

Meski sempat terkendala kualitas jaringan internet di beberapa daerah, panitia mengantisipasi hal tersebut dengan membagikan rekaman Zoom, modul pelatihan dalam format PDF, serta membuka grup WhatsApp untuk pendampingan lanjutan.

Mempersiapkan Akademisi Menghadapi Masa Depan

Workshop ini menjadi bukti bahwa teknologi AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan tinggi apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

Di tengah tuntutan publikasi yang semakin tinggi, AI hadir bukan untuk menggantikan manusia, melainkan membantu akademisi bekerja lebih efektif sehingga dapat lebih fokus pada proses berpikir, menganalisis, dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Menutup kegiatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian, Adri Nofrianto, memberikan analogi sederhana namun bermakna.

“AI itu seperti kalkulator. Kalkulator tidak membuat kita lupa berhitung, tetapi membantu kita menghitung lebih cepat sehingga kita bisa fokus menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks. Begitu pula AI dalam dunia penulisan ilmiah.”

Melalui kegiatan ini, STKIP YDB Lubuk Alung menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan akademik sekaligus membangun budaya penelitian yang produktif, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi etika ilmiah.
( Inoki )

You Might Also Like

Sekda Arry Yuswandi Hadiri Kegiatan Pendampingan Standar Pelayanan dan SIPPN
Rico Alviano : PKB Menang, AMIN Presiden dan Wakil Presiden!
Pemko Padang dan Kemenag Kota Padang Komit Sukseskan Program Smart Surau
Musda LAKAM Kota Padang: Semangat “Basamo Mambangkik Batang Tarandam” Gema dari Ranah Minang
SIAK,- Polsek SIAK,- Polsek Sungai Mandau menggelar kegiatan Cooling System pada Senin, 30 September 2024
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Nof Hendra Desak Polisi Tindak Tegas Intimidasi Bersenjata ke Jurnalis di Lokasi PETI Pulau Baru Kopah, Kuansing
Next Article Polsek Koto Gasib salurkan benih jagung pipil kepada Kelompok Tani Mekar Sari
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Pasca Dugaan Bom di MAN 3 Padang, Kemendagri Tegaskan Sumbar Tetap Kondusif dan Bukan Kasus Terorisme
News
16/07/2026
Dirjen Polpum Kemendagri: Sumatera Barat Berpotensi Menjadi Model Nasional Pencegahan Konflik Berbasis Sekolah
News
16/07/2026
Jajaran Polsek Talamau Gelar Aksi Penanaman Bibit Pohon Mahoni
News Polri
15/07/2026
*TRASE TOL SICINCIN–BUKITTINGGI DIUBAH SETELAH PENOLAKAN WARGA NAGARI KUBANG PUTIH*
Infrastruktur News
15/07/2026

You Might also Like

HukumNasionalNews

Kabid Humas Polda Sumbar Dorong Siswa Sahabat Kapolda Sosialisasikan Zero Tawuran dan Balap Liar di Lingkungan Sekolah

12/02/2025
291 Views
NewsPolri

Kapolsek Tapung Hilir Hadiri Panen Jagung Pipil di PT SEBAL, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

13/07/2026
19 Views
NasionalNewsPendidikan

Merayakan Angka dan Iman: Cerita dari Simabur tentang Matematika, Puasa, dan Kesehatan* *Budi Rudianto dan Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

18/05/2025
370 Views
NasionalNewsPolitik

Kongres Bundo Kanduang Dunia ke-2, Eka Putra: Mengokohkan Peran Perempuan Minangkabau Sebagai Penjaga Adat dan Pendidik Bangsa

08/12/2024
553 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?