Caleg DPRD Kabupaten Solok, Aznem Varia Velly dan Caleg DPR RI, Weno Aulia foto bersama dengan warga Alahan Panjang, Kab. Solok. IST
Solok, Sinyalgonews.com – Masa sosialisasi dan kampanye bagi para calon anggota legislatif (caleg) yang bertarung pada Pemilu mendatang, tinggal 1 bulan efektif. Tak mengherankan jika para caleg semakin intensif menyapa para calon pemilihnya, tak terkecuali Aznem Varia Velly, caleg Partai Golkar untuk DPRD Kabupaten Solok.
Caleg nomor urut 3 Dapil V meliputi Kecamatan Lembah Gumanti, Hiliran Gumanti dan Pantai Cermin ini, dalam kegiatan sosialisasinya di tengah masyarakat menggandeng caleg Partai Golkar untuk DPR RI, Weno Aulia.
Putra mantan gubernur Sumbar Hasan Basri Durin ini, juga mendapat amanah dari mantan Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi yang juga seorang tokoh kebanggaan masyarkat Alahan Panjang untuk bersama-sama untuk membangun nagari.
“Kita memaksimalkan sosialisasi dengan menyambangi masyarakat yang tergabung dalam grup seni tradisi, seperti kelompok tari dan perguruan silek (silat),” ujar Velly saat ditemui di kantor Kosgoro 1957 Sumbar, Rabu (10/01/2024).
Mereka yang menekuni seni tradisi ini sangat berharap perhatian dari pemerintah. Belakangan ini minat di kalangan generasi muda terhadap seni tradisi, baik tari tradisional maupun pencak silat, mulai memudar. Apalagi sarana dan wadah mereka berlatih juga terbatas dengan kondisi apa adanya.
“Kegiatan seni tersebut belakangan ini bagaikan kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati pun tak mau. Jika tak segera mendapat perhatian dari pemerintah, maka dikhawatirkan bisa lenyap ditelan zaman,” ujar Velly.
Menyadari hal tersebut, Velly bertekad jika mendapat amanah sebagai wakil rakyat akan memperjuangkannya. Pihaknya akan merangkul para pelaku-pelaku seni di setiap nagari. Tentunya untuk bisa saling bekerja sama untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional yang sudah mulai ditingalkan generasi muda.
Dikatakan Velly, pihaknya menyadari dengan perkembangan pesat teknologi informasi dewasa ini menyebabkan pengaruh budaya luar itu sangat kuat. Segala sesuatu yang ingin ditonton anak muda dapat dengan mudah diakses dari telepon genggam. Jadi memang butuh kesabaran dan tekad yang kuat agar kesenian tradisional yang menjadi kebanggan leluhur itu dapat dilestarikan.
“Harapan warga sangat besar. Mereka sangat mengapresiasi kami, apalagi belum pernah ada caleg perempuan dari Alahan Panjang yang akan menyalurkan aspirasi mereka,” terangnya.
Selain bidang kesenian tradisional, Velly juga bertemu dengan pelaku UMKM dan pegiat pariwisata. Potensi wisata Kabupaten Solok sangat besar dan bila dikembangkan dengan serius maka bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Saya berharap pada caleg perempuan, khususnya Velly agar memegang amanah yang diberikan dan berjuang untuk kepentingan masyarakat. Kami sudah lelah dengan janji caleg sebelumnya,” kata Asnah, salah seorang warga Alahan Panjang saat dikonfirmasi lewat telepon. (devi)