Bukittinggi, Sinyalgonews.com,–Satu abad telah berlalu sejak berdirinya Jam Gadang, ikon kebanggaan masyarakat Minangkabau yang menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa.
Dibangun pada 20 Juni 1926, menara jam yang berdiri megah di jantung Bukittinggi ini telah melewati berbagai zaman, dari masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga era modern Indonesia.
Pada usia ke-100 tahun, Jam Gadang bukan sekadar penunjuk waktu, melainkan simbol keteguhan, persatuan, budaya, dan identitas masyarakat Sumatera Barat. Pemerintah Kota Bukittinggi bersama berbagai pihak telah menyiapkan rangkaian kegiatan budaya, seminar, festival literasi, promosi pariwisata, dan berbagai agenda lainnya untuk memperingati momen bersejarah ini.
Seabad Menjaga Detak Kota,
Seabad Menjadi Saksi Sejarah,
Seabad Menyatukan Generasi.
Semoga peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap sejarah, melestarikan warisan budaya Minangkabau, serta mengangkat nama Bukittinggi ke pentas nasional dan internasional.
“Jam Gadang Berdetak, Sejarah Bergerak, Bukittinggi Bermartabat.”
Editor: Teuku Husaini