Padang, Sinyalgonews.com– Cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang dalam beberapa hari terakhir, ditandai dengan hujan deras dan angin kencang, memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan rawan seperti bantaran sungai. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan potensi banjir, tetapi juga ancaman lain seperti pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan harta benda.

Kekhawatiran itu dirasakan langsung oleh Andi, warga Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, yang tinggal di tepi Sungai Batang Kuranji. Di depan warung kecil miliknya, berdiri sebuah pohon jati yang sudah berusia tua dan menjulang tinggi. Dalam kondisi normal, pohon tersebut mungkin tidak menjadi persoalan. Namun, akibat cuaca ekstrem yang terus terjadi, kondisi pohon semakin rapuh, bahkan sebagian dahannya mulai membusuk.

Kejadian yang dikhawatirkan pun akhirnya terjadi. Salah satu dahan besar yang sudah lapuk patah akibat terpaan angin dan hujan, lalu menimpa bagian warung milik Andi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan yang terjadi cukup membuat Andi dan keluarganya waswas jika hal serupa terulang, bahkan dengan dampak yang lebih besar.
Menyadari potensi bahaya yang mengancam, Andi segera melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang. Harapannya sederhana, agar pohon jati yang sudah rawan tumbang itu segera ditangani sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Tak butuh waktu lama, laporan tersebut langsung direspons cepat oleh DLH Kota Padang. Di bawah komando Kepala DLH, Fadelan Fitra Masta, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan peninjauan sekaligus tindakan penanganan. Respons cepat ini menjadi bukti nyata kesigapan pemerintah dalam melayani dan melindungi masyarakat.
Setibanya di lokasi, tim DLH yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Ikhsan, segera melakukan asesmen terhadap kondisi pohon. Setelah dipastikan bahwa pohon tersebut memang berisiko tinggi untuk tumbang, petugas langsung melakukan pemangkasan terhadap dahan-dahan yang rapuh, bahkan dilanjutkan dengan penebangan pada bagian yang dianggap membahayakan.
Proses evakuasi dan pemotongan pohon dilakukan dengan hati-hati, mengingat posisi pohon yang berada di dekat warung warga serta di pinggiran sungai. Meski demikian, berkat pengalaman dan kerja sama tim di lapangan, seluruh proses dapat diselesaikan dengan aman dan lancar.
Andi, selaku warga yang terdampak, mengaku sangat lega dan bersyukur atas tindakan cepat yang dilakukan oleh DLH Kota Padang. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, mulai dari pimpinan hingga petugas di lapangan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kadis DLH Kota Padang, Bapak Fadelan Fitra Masta, dan juga kepada Koordinator Lapangan Pak Ikhsan beserta tim. Responnya cepat sekali, langsung turun ke lokasi dan menindaklanjuti keluhan kami. Ini sangat membantu dan membuat kami merasa lebih aman,” ungkap Andi.
Langkah cepat DLH Kota Padang ini tidak hanya menyelesaikan satu persoalan warga, tetapi juga menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang responsif dan tanggap terhadap kondisi darurat di lapangan. Terlebih di tengah cuaca yang tidak menentu, kehadiran pemerintah dalam merespons keluhan warga menjadi sangat penting.
DLH Kota Padang juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan, seperti pohon rawan tumbang, longsor, maupun ancaman lainnya. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah diharapkan mampu meminimalisir risiko serta menjaga keselamatan bersama.
Dengan langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan, DLH Kota Padang kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di tengah tantangan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
( Mat )