Padang, Sinyalgonews.com,--Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Koto Tangah bergerak cepat dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di wilayah Polsek Koto Tangah. Dipimpin langsung Kapolsek Kompol Afrino, SH, MH, tim langsung bergerak menyasar seluruh sekolah yang ada di wilayah tersebut, Jumat (10/1/2025).

Untuk mengantisipasi aksi tawuran dan balap liar yang sering terjadi di wilayah Kota Padang, maka bapak Kapolda Irjen Pol, Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA,” membentuk tim anti tawuran dan Balap liar. “Kami dari Polsek Koto Tangah atas instruksi bapak Kapolres tentu mendukung program bapak Kapolda tersebut” ucap Kompol Afrino.
Menurut Kapolsek, kedua aktivitas tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian material.
Kompol Afrino menegaskan, kedatangan tim ke sekolah-sekolah bertujuan untuk berkolaborasi dalam memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya tawuran, sekaligus memutus tindakan tawuran oleh pelajar yang selalu meresahkan masyarakat.
“Maraknya tawuran pada saat ini terus meresahkan masyarakat. Oleh karna itu, kami ingin Kota Padang zero tawuran dan balap liar. Hal ini sejalan dengan program Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA,” katanya
Ia menambahkan, beberapa tim dari tim Antisipasi Tawuran Polda Sumbar juga telah mendatangi sekolah – sekolah tingkat lanjutan yang ada di Sumbar,
“Di Kecamatan Koto Tangah pada hari ini dan kemaren kami sudah mengunjungi 10 sekolah yang ada di wilayah kecamatan Koto Tangah
Kepala SMPN 15 Padang, Setrial yang sekolahnya ikut dikunjungi mengatakan sangat mendukung program antisipasi tawuran dan Balap liar Kapolda Sumbar. Menurut Setrial harus ada kerjasama banyak pihak untuk menghentikan tawuran tingkat sekolah dan usia remaja ini.
“Kami mendukung program dari Polda Sumbar dalam memberantas tawuran. Sekolah tidak akan bisa bergerak sendiri, oleh karena itu, dukungan Polda Sumbar tokoh masyarakat, niniak mamak, sangat berperan dalam menghentikan tawuran di tingkat sekolah dan usia muda,” tutupnya.
(Marlim)