PADANG, Sinyalgonews.com,–Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra menyampaikan apresiasi atas peresmian pengukuhan pencak silat militer di Jasdam XX/Tuanku Imam Bonjol oleh Panglima Kodam XX/TIB, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., Kamis (23/4/2026).
Nof Hendra menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata penguatan kemampuan dasar bela diri prajurit sekaligus upaya melestarikan nilai budaya bangsa yang melekat dalam pencak silat.
“Pangdam XX/TIB telah menunjukkan komitmen bahwa bela negara dan pelestarian budaya bisa berjalan beriringan. Pencak silat bukan hanya keterampilan tempur, tetapi juga jati diri bangsa yang harus terus dihidupkan,” ujar Nof Hendra melalui keterangannya melalui pesan WhatsApp kepada awak media di Padang, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya saat peresmian, Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa pencak silat berfungsi lebih dari sekadar teknik bela diri. Menurutnya, pencak silat adalah jati diri bangsa Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun dan kini terus digalakkan di lingkungan militer sebagai bagian dari pembinaan fisik dan karakter prajurit.
“Pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya dan identitas bangsa yang harus terus kita jaga,” ujar Mayjen TNI Arief Gajah Mada.
Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Sumbar, Ketua Harian IPSI Sumbar Martias Wanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Maidianur, serta Ketua KONI Sumbar Hamdanus.
Nof Hendra berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan insan olahraga di Sumbar terus diperkuat, termasuk dalam mendukung persiapan Pekan Olahraga Provinsi yang akan kembali digelar setelah delapan tahun vakum.
“FDSB siap mendukung setiap langkah yang memperkuat karakter, budaya, dan persatuan masyarakat Sumbar. Apresiasi kami untuk Pangdam XX/TIB dan seluruh jajaran atas inisiatif yang membanggakan ini,” tegasnya.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus dalam kesempatan yang sama menyampaikan laporan terkait persiapan Porprov dan menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran TNI, agar pelaksanaan berjalan lancar.
Sebagai penutup, Nof Hendra memohon dukungan dan doa dari Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., beserta jajaran demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Musyawarah Besar Forum Dinamika Sumatera Barat yang akan digelar di Kota Padang pada hari Sabtu, 12 September 2026.
“FDSB adalah kolaborasi nyata, mitra strategis antara masyarakat, para perantau, akademisi, praktisi hukum, pengusaha, insan pers, anak nagari, TNI-POLRI, dan pemerintah demi mewujudkan Sumbar yang lebih baik, maju dan bermartabat serta bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.