PADANG, Sinyalgonews.com,–Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat, Nof Hendra merilis program Donasi Rp5.000 per Orang untuk menyukseskan Musyawarah Besar Forum Dinamika Sumatera Barat yang akan digelar di Kota Padang pada Sabtu, 12 September 2026.
Hal ini disampaikannya dalam keterangan melalui pesan WhatsApp kepada awak media di Padang, Rabu (20/5/2026).
Program Donasi Rp5.000 per Orang untuk Sukseskan MUBES FDSB 2026 dinilai akan berdampak besar apabila mendapat partisipasi aktif dari masyarakat, perantau, dan insan pers.
“Dunsanak FDSB sadonyo lai setuju ndak? Kalau setuju, mari basamo-samo kito gerakkan,” ujar Nof Hendra.
Mengapa Rp5.000? Kekuatan Urang Rami, Donasi Kecil
Nof Hendra menjelaskan bahwa nilai Rp5.000 dipilih agar semua kalangan bisa berpartisipasi tanpa merasa berat.
1. Ringan untuk semua: Buruh, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga perantau di Batam, Malaysia sampai Jepang bisa ikut tanpa membebani.
2. Kekuatan gotong royong: Jika 50.000 orang berdonasi Rp5.000, terkumpul Rp250 juta. Cukup untuk konsumsi, tenda, sound system, dan dokumentasi MUBES.
3. Rasa memiliki: Dengan partisipasi ramai, MUBES menjadi “alek kito basamo”, bukan hanya alek panitia.
4. Transparan dan akuntabel: Dana kecil dengan jumlah banyak mudah diaudit, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
“Kalau 1 juta urang Minang di rantau dan di ranah satuju, MUBES ko bisa jadi MUBES tagadang di Sumbar,” katanya.
Cara Mengoordinir Pengumpulan Donasi: Cepat, Aman, Amanah
Agar dana terkumpul cepat, aman, dan sampai 100% untuk MUBES, FDSB menggunakan tiga jalur:
1. Tim Koordinator Donasi FDSB – 3 Kunci
Dibentuk tim kecil 7 orang di bawah Ketua Panitia MUBES FDSB 2026 yang terdiri dari 1 Ketua Bendahara Pusat untuk mengurus rekening resmi, 3 Koordinator Wilayah untuk Ranah Minang, Jabodetabek, dan Luar Negeri, serta 3 Koordinator Sektoral untuk Tokoh Masyarakat, Perantau, dan Insan Pers. Tim bertugas merekap, verifikasi, dan melaporkan perkembangan tiap hari di WAG FDSB.
2. Rekening dan Platform Resmi – Transparan 100%
Pengumpulan dana dilakukan melalui rekening resmi Bank Nagari, BNI, Bank Mandiri, atau BRI atas nama “Panitia MUBES FDSB 2026”. Untuk perantau, tersedia QRIS, DANA, OVO, dan GoPay atas nama FDSB. Seluruh transaksi diupdate secara real-time melalui Google Sheet publik yang dibagikan di WAG. Laporan keuangan diumumkan setiap Jumat. “Kalau ada Rp1 yang hilang, panitia mundur,” tegas Nof Hendra.
3. Mekanisme Gerakan – 1 Hari Seratus Ribu Orang:
Gerakan dijalankan melalui skema “Ajak 5 Kawan”, skema “Nagari” dengan koordinator di tiap nagari, dan skema “Perantau” melalui korda FDSB di Batam, Jakarta, Malaysia, dan wilayah lainnya. Donatur diminta mengirim bukti transfer ke WA Bendahara dengan keterangan “MUBES FDSB 2026” untuk mendapatkan e-receipt digital.
Penggunaan Dana: Jelas dan Terukur
Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk 60% konsumsi dan logistik MUBES, 20% publikasi dan dokumentasi, 10% transportasi dan akomodasi pemateri serta niniak mamak, dan 10% dana cadangan serta transparansi. Sisa dana akan menjadi dana sosial FDSB pasca MUBES.
Seruan Penutup
“Basamo-samo kito buktikan, urang Minang indak miskin ide, indak miskin hati. Dengan Rp5.000 per urang, kito bisa tunjukkan ka Indonesia. MUBES FDSB 2026 itu alek gadang urang rami, bukan alek gadang urang kayo surang,” ungkapnya.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mentransfer Rp5.000 ke rekening resmi FDSB yang akan diumumkan pada Bulan Juli 2026 setelah pembentukan susunan panitia MUBES, lalu mengirimkan screenshot bukti transfer ke WA Bendahara dan mengajak 5 kawan lainnya.
“Dari Kito Basamo untuk Sumbar yang lebih baik, maju, dan bermartabat serta bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat!” tutupnya.