Padang , Sinyalgonews.com— Forum Kader Bela Negara (FKBN) Wilayah Sumatera Barat mencatat sejarah baru lewat pelantikan serentak Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) FKBN kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang digelar megah di Auditorium Istana Gubernur, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum strategis untuk merapikan barisan kader bela negara dan memperkuat ketahanan nasional dari akar rumput tanah Minangkabau.

Pelantikan tersebut dihadiri jajaran penting dari pusat hingga daerah, memperlihatkan bahwa eksistensi FKBN di Sumbar memperoleh perhatian serius pemerintah dan instansi pertahanan negara.
Mengawali rangkaian acara, hadir perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kolonel Amirudin Laope, Kasubdit Bela Negara Ditjen Pothan Kemenhan RI. Beliau menegaskan bahwa FKBN merupakan mitra strategis negara dalam membangun kesadaran bela negara sekaligus garda terdepan dalam pembinaan karakter kebangsaan di masyarakat.
Dari unsur pemerintah provinsi, Gubernur Sumatera Barat mengutus Staf Ahli Gubernur, Ir. Nizam Ul Muluk, M.Si, untuk membuka acara secara resmi. Pemerintah provinsi memberikan ruang besar bagi FKBN karena dinilai mampu menjadi gerakan moral dan sosial yang memperkuat mentalitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman, baik fisik, digital, maupun ideologis.

Kehadiran tokoh militer pun menambah bobot acara. Di antaranya Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud, unsur Lanud, dan Komando Daerah Angkatan Laut. Selain itu hadir pula para tokoh adat Minangkabau, termasuk Ketua LAKAM, Azwar Siri, S.H., yang mengapresiasi langkah FKBN sebagai gerakan yang selaras dengan nilai-nilai “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.”
Ketua panitia sekaligus Kepala Bakorda FKBN Kota Padang Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I menyampaikan terima kasih yang mendalam atas dukungan semua pihak.

“FKBN hadir bukan untuk seremoni. FKBN hadir untuk kerja nyata. Terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah memfasilitasi penggunaan Auditorium Istana Gubernur, serta seluruh elemen yang ikut menyukseskan pelantikan akbar ini,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa FKBN Sumbar kini memiliki struktur organisasi yang jauh lebih siap menghadapi tantangan ke depan.
“Mulai hari ini, barisan Bakorda FKBN di seluruh kabupaten/kota resmikan berdiri tegap. Kita tinggalkan perpecahan, kita kuatkan persatuan,” tambahnya.
Ina Yatul Qubra: FKBN Sumbar Masuk Babak Baru, Lebih Militan, Lebih Terorganisir

Momentum pelantikan semakin kuat ketika Kepala Bakorwil FKBN Sumatera Barat, Ina Yatul Qubra, memberikan sambutan penuh kekuatan dan visi masa depan.
Dengan suara lantang dan optimisme yang membara, Ina—yang akrab disapa Amai—mengungkapkan bahwa Sumbar memasuki babak baru perjalanan FKBN.
“Alhamdulillah pelatihan Kogaphan di Islamic Center Tanah Datar tanggal 25–26 November berjalan sukses. Hari ini kita lanjutkan dengan pelantikan Bakorda se-Sumbar. Ini bukan kebetulan, ini kerja konsisten. Ini gerakan,” tegasnya.
Jika selama ini FKBN dianggap hanya sebuah wadah kaderisasi, Ina menegaskan bahwa FKBN Sumbar akan bergerak jauh melampaui itu.
Rencana Besar FKBN Sumbar yang Mengguncang 2026
-
Pelatihan Koperasi FKBN Sumbar
Fokus utama: menata dan membantu penyelesaian lahan-lahan bermasalah milik masyarakat Sumbar. FKBN ingin hadir bukan hanya di ranah ideologi, tetapi juga ekonomi kerakyatan. -
Pelatihan Bela Negara 1.000 Kogaphan
Dirancang sebagai aksi besar tahun 2026. Gerakan kader massif ini akan menjadikan Sumbar salah satu provinsi dengan kader bela negara terbanyak dan terlatih di Indonesia.
“FKBN bukan organisasi kecil. FKBN adalah gerakan moral bangsa. Di Sumbar, FKBN harus berjaya. Kita bukan hanya bicara, kita bekerja,” tutup Ina penuh wibawa.
Setelah prosesi pelantikan seluruh kepala Bakorda oleh kepala Bakorwil FKBN Sumbar, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi bela negara yang langsung dihantarkan oleh dua narasumber utama:
-
Brigjen TNI Mahfud, Danrem 032/Wirabraja
-
Kolonel Amirudin Laope, Kasubdit Bela Negara Kemenhan RI

Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat formal, tetapi mengulas ancaman aktual, strategi pertahanan, dinamika geopolitik, hingga peran nyata masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara. Peserta tampak antusias, banyak yang mencatat, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi tentang isu-isu strategis.

Pelantikan bersejarah ini dihadiri seluruh pengurus Bakorda FKBN kabupaten/kota se-Sumatera Barat serta ratusan anggota Kogaphan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, namun energi militansi dan semangat kebangsaan yang muncul dari para peserta menandakan bahwa ini baru permulaan.
FKBN Sumbar kini telah menegakkan rumah besar bela negara, dengan struktur kuat, program jelas, dan dukungan dari pusat hingga daerah.
( Red )
