SAWAHLUNTO, Sinyalgonews.com– Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan bantuan program bedah rumah sebesar Rp25 juta kepada keluarga Gatot Subagio, warga Dusun Simotung, Nagari Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh gubernur saat melakukan kunjungan dini hari dalam suasana sahur. Kedatangan orang nomor satu di Sumatera Barat itu membuat Gatot bersama keluarganya terkejut sekaligus haru, karena tidak menyangka rumah sederhana mereka didatangi rombongan gubernur.
Saat tiba di rumah Gatot, Mahyeldi menyapa dengan ramah dan meminta izin untuk singgah sahur bersama keluarga tersebut. Suasana sederhana pun terasa hangat ketika gubernur dan rombongan berbincang dengan tuan rumah sambil melihat langsung kondisi rumah yang mereka tempati.
Rumah milik Gatot diketahui dalam kondisi tidak layak huni. Dinding rumah terbuat dari papan dan triplek yang sudah lapuk, tanpa plafon, serta minim perabotan. Kondisi tersebut membuat rumah itu dinilai perlu segera mendapatkan perbaikan agar keluarga tersebut dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.
Lebih Dekat
Melihat kondisi tersebut, Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Menurutnya, program ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah bagi masyarakat kurang mampu. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga Gatot untuk memperbaiki rumah mereka.
“Semoga bantuan ini dapat membantu keluarga Pak Gatot memperbaiki rumahnya sehingga bisa ditempati dengan lebih layak dan nyaman bersama keluarga,” ujar Mahyeldi.
Gatot Subagio yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga bersama istrinya, Neti Netrawati, mengaku sangat terharu atas bantuan yang diberikan. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas dan tanggungan lima orang anak, memperbaiki rumah menjadi hal yang sulit dilakukan tanpa bantuan pihak lain.
Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada gubernur serta semua pihak yang telah membantu keluarganya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
Program bantuan bedah rumah sendiri merupakan salah satu kegiatan sosial yang terus dilaksanakan pemerintah daerah bekerja sama dengan Baznas. Melalui program ini, pemerintah berupaya membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.
Selain memberikan bantuan, kegiatan kunjungan seperti ini juga menjadi cara pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan serta memastikan bantuan tepat sasaran.
Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com