Karya: TEUKU HUSAINI
Padang, Sinyalgonews.com,- Di sunyi malam aku bersujud,
menyebut namamu dalam doa yang lirih,
wahai ibu…
perempuan yang tak pernah lelah
menyebut namaku dalam setiap sujudmu.
Pernah lisanku terlanjur tajam,
membentakmu dalam amarah yang fana,
seolah aku lupa…
bahwa surga pernah dititipkan
di telapak kakimu yang mulia.
Ibu…
jika waktu bisa kuputar kembali,
akan kupilih diam daripada menyakiti,
akan kupilih lembut
meski hati sedang diliputi emosi.
Engkau yang mengandungku dalam payah,
melahirkanku dengan taruhan nyawa,
namun aku…
terkadang membalas dengan suara yang meluka.
Ya Allah…
ampuni lisanku yang pernah durhaka,
lembutkan hatiku agar tak lagi menyakiti,
panjangkan umur ibuku dalam berkah-Mu,
dan jadikan aku anak
yang mampu membalas cinta dengan bakti.
Ibu…
jika suatu hari kau tiada,
biarlah aku tak menyesal
karena pernah membentakmu.
Mulai hari ini…
akan kujaga kata-kataku,
karena aku tahu,
ridhamu adalah jalan
menuju ridha-Nya.