• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Daerah > Ina Yatul Kubra dan Perjuangan Sunyi Plasma 374: Ketika Pengabdian Dibalas Pengingkaran
DaerahNasionalNews

Ina Yatul Kubra dan Perjuangan Sunyi Plasma 374: Ketika Pengabdian Dibalas Pengingkaran

editor
Last updated: 04/02/2026 20:19
editor
1.2k Views
Share
4 Min Read
SHARE

Air Bangis, Pasbar — Rasa keadilan terasa begitu jauh ketika menimpa Ina Yatul Kubra, seorang aktivis perempuan asal Air Bangis yang selama ini dikenal gigih memperjuangkan hak masyarakat. Perjuangan panjangnya mengembalikan Plasma 374 ke tangan petani justru berujung pada pengingkaran, bahkan penghapusan peran dirinya dari sejarah perjuangan itu sendiri.

Plasma 374 sempat diambil alih oleh sebuah perusahaan dengan dalih berada di kawasan hutan produksi. Keputusan itu mematikan denyut ekonomi masyarakat. Petani sawit kehilangan kebun, kehidupan pun terhenti. Di tengah kebuntuan itulah Ina Yatul Kubra berdiri di garda depan.

Putri Air Bangis ini tergerak bukan oleh kepentingan pribadi, melainkan oleh jeritan masyarakatnya sendiri. Ia berupaya keras agar persoalan yang membelit negerinya dapat diselesaikan, agar Air Bangis kembali normal dan para petani sawit dapat kembali beraktivitas di kebun masing-masing.

Langkah awal yang ia tempuh bersama tim adalah mengurus keabsahan legalitas kebun plasma ke Kementerian Kehutanan. Saat itu, Ina Yatul Kubra diberi kuasa penuh oleh Yulhamnes, Ketua Badan Pengawas (BP), karena Ketua KSU Air Bangis Semesta tengah menjalani masa tahanan. Dengan surat kuasa di tangan, Ina berjalan sendiri menempuh jalan panjang mencari keadilan.

Ia mengurus perizinan, membuka dokumen, hingga memperjuangkan agar perusahaan keluar dari lahan plasma tersebut. Semua dilakukan dengan pengorbanan besar—finansial, tenaga, dan pikiran. Kelelahan luar biasa akhirnya membuat Ina jatuh sakit akibat serangan jantung. Namun kondisi itu tak mematahkan semangatnya.

Dalam keadaan sakit sekalipun, ia tetap melangkah. Janji-janji palsu dari pihak pengurus tak membuatnya berhenti. Anak dan suami harus ia tinggalkan demi sebuah keyakinan: perjuangan ini untuk orang banyak, dan kebenaran pasti menemukan jalannya.

Ironisnya, setelah perjuangan itu membuahkan hasil, mereka yang kini mengaku sebagai pengurus justru menafikan peran Ina Yatul Kubra. Lebih menyakitkan lagi, salah seorang yang dahulu selalu berada di sisinya, mengikuti setiap langkah perjuangan, kini menguasai plasma tersebut. Bahkan, orang itu sempat menyatakan bahwa Ina Yatul Kubra tidak akan mampu bergerak karena data penting disimpan dan disembunyikan.

Pernyataan itu keliru. Data asli, bukti perjuangan, dan jejak kebenaran masih berada di tangan Ina Yatul Kubra.

Saat ditemui awak media, Ina Yatul Kubra menyampaikan pernyataan yang menggetarkan hati.

“Saat ini saya tidak ingin diganggu dulu. Saya baru saja mendapat musibah besar, suami tercinta meninggalkan saya dan anak-anak. Biarlah mereka menikmati hasil dari kerja keras saya. Saya memilih diam untuk sementara,” ucapnya dengan suara tenang.

Namun ia menegaskan, diam bukan berarti menyerah.

“Saya tidak akan pernah berhenti memperjuangkan hak orang banyak dan hak saya sendiri. Saya hanya bisa berdoa semoga Tuhan membuka mata dan hati mereka. Saya tahu ini ulah orang yang ingin menguasai lahan ini. Selama saya masih ada di dunia, itu tidak akan pernah terjadi. Untuk saat ini saya diam, sampai waktunya tiba.”

Perempuan tangguh ini juga menegaskan bahwa ia tidak ingin menyakiti hati saudara-saudaranya yang saat ini berada di lahan plasma. Baginya, perjuangan ini adalah demi kepentingan bersama.

“Saya siap menghadapi siapa pun, tetapi perang saudara akan saya hindari. Namun jika itu terpaksa, saya akan tetap menjalankannya,” tegasnya.

Saat ini, Ina Yatul Kubra menjabat sebagai Kepala Badan Koordinator Wilayah Forum Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan Sumatera Barat. Meski memiliki posisi strategis, ia memilih tidak banyak bersuara. Namun satu hal yang pasti, ia tidak akan pernah berhenti.

“Yang terpenting, ketika waktunya tiba, mereka harus mempertanggungjawabkan semuanya. Saya tidak akan pernah diam,” pungkasnya.

Kisah Ina Yatul Kubra adalah potret getir tentang pengabdian yang dibalas pengingkaran. Sebuah perjuangan sunyi yang mungkin tak selalu tercatat, namun tak akan pernah bisa dihapus dari nurani kebenaran.
( Mat )


You Might Also Like

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Padang, Atap Dua Rumah Warga Rusak
Pemuda Pancasila dan pemudi Pancasila PAC Salem kompak Bersilaturahmi di gedung pemuda Pancasila Salem
Gelar Simulasi Sispamkota Bentuk Kesiapan Polres Siak Amankan Pilkada Serentak 2024
Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Gubernur Mahyeldi Berharap Pelaku UMKM Makin Eksis
Silaturahmi Hangat, Mahyeldi dan Kajati Muhibuddin Kompak Bangun Sumbar Lebih Baik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Sekdaprov Sumbar: Di Era Disrupsi Digital, Kebenaran Harus Lebih Utama dari Kecepatan
Next Article Pembangunan Jalan Tol Seksi Sicincin/Kayu Tanam – Bukittinggi Direncanakan Dibagi Menjadi Dua Segmen
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Carut Marut Dunia Pendidikan Kota Padang Ketua DPW REPRO Sumbar Roni Bose Angkat Bicara
Daerah News Pendidikan Sumbar
30/06/2026
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral dan Penguatan Akidah Akhlak sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang di Sekolah Dasar
Daerah News Opini
30/06/2026
Nelayan Padang Pariaman Hadapi Kendala BBM Bersubsidi dan Alat Tangkap, Berharap Perhatian Pemerintah
Daerah News Peristiwa Sumbar
30/06/2026
Dari Pasar Rakyat hingga Pelosok Negeri, Sentuhan Kepedulian Polda Riau Hadir di Hari Bhayangkara ke-80
Daerah News Peristiwa Polri
30/06/2026

You Might also Like

NewsPendidikan

Kadis Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi Buka LKS Siswa SMK tingkat Sumatera Barat

05/05/2026
219 Views
KesehatanNews

Peserta Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kusta dan FrambusiaPraktek Lapangan ke Puskesmas Pauh Kambar Kab Padang Pariaman

22/05/2026
137 Views
HukumNasionalNews

Respons Sigap Satgas Damai Cartenz: Evakuasi Korban dan Pengejaran Pelaku Penembakan

19/03/2025
211 Views
AgamaNasionalNews

Pastikan Aman, Polres Batang Lakukan Sterilisasi

24/03/2024
303 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?