Sawahlunto, Sinyalgonews.com,–Sabtu 31 Mei 2025 bertempat di Aulau BDTBT dilaksanakan Wisuda Kibar anak² usia dini RA Ishlahul Ummah Sawahlunto. Juga dilaksanakan Wisuda Tahfidz 1 hingga 6 juz dari siswa siswi Sdit Ishlahul Ummah yang menamatkan pendidikan jenjang sekolah dasar serta Khatam Al Qur’an MDTA tahun ajaran 2024/2025.
Ketua Yayasan Ishlahul Ummah Afdhal Muhammad mengatakan bahwa ada 82 anak² usia dini 5-6 tahun yang menamatkan pendidikan RA. Dan ada 45 siswa siswi kelas 6 yang menamatkan pendidikan di Sdit. Serta 46 orang diantaranya khatam Qur’an sebagai bagian syarat tamat dari RA dan Sdit Ishlahul Ummah.
“Alhamdulillah tamatan RA kita telah bisa mengaji Al Qur’an dengan baik dan benar setelah di munaqasyah anak² RA kita lakukan wisuda buat menyenangkan hati anak dan memberi kesan mendalam baginya kelak dewasa” ujar Afdhal.
Begitu juga buat siswa siswi kita kelas 6 sekolah dasar kita wajibkan tamat SDIT ini tidak saja mereka sebelumnya Khatam Alquran, mereka juga diwajibkan menghafal Al Qur’an minimal 1 juz dan bagi yang mampu dilanjutkan terus hingga ada yang tamat Sdit ini menjadi hafizd 2 juz hingga 6 juz bahkan tahun lalu ada yang tembus 10 juz, imbuhnya
Pada umumnya kata Afdhal, anak² RA Ishlahul Ummah yang tamat memilih menyambung di Sdit Ishlahul Ummah juga. Dan bagi siswa siswi Sdit yang tamat hari ini telah diterima diberbagai sekolah pondok faforitnya di Padang, Lima Puluh Kota, Bukittinggi, Padang Panjang, Batusangkar, dan sebagian tetap memilih di sekolah menengah/madratsah tsanawiyah yang ada di Kota Sawahlunto.
Wisuda Kibar RA dan Tahfidz Sdit yang sekaligus juga peresmian Khatam Al Qur’an Mdta Ishlahul Ummah berlangsung dengan penuh gembira dan diakhiri dengan penuh haru. Dalam gembira mereka diwisuda mereka juga berpisah dengan bapak dan ibu gurunya buat melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi. Orangtua juga dilibatkan bersama anak dimana Kepala Sekolah Takwim pada momen menyerahkan siswa siswi yang telah 6 tahun dididik diajar dibangku sekolah. Mereka dikembalikan kembali kepada Ayah Bundanya.
Acara ini diawali Ketum Dpw Bkprmi Sumbar Maisar Setiawan Munaf yang menyampaikan bahwa Wisuda Kibar dan Tahfidz adalah bagian dari program LPPTKA Bkprmi secara nasional yang telah dilaksanakan mulai era Presiden Soeharto hingga Prabowo sekarang. Bkprmi telah memulai dengan Metode Iqrak yang masuk ke Sumbar semenjak tahun 1990 eranya Gubernur Hasan Basri Durin. Dan RA Ishlahul Ummah telah menjadi bagian dari LPPTKA semenjak berdiri.
Hadir dalam acara tahunan Ishlahul Ummah ini Mewakil Wagub Sumbar Asisten 3 Sekdaprov Sumbar yang juga Komisaris Utama Bank Nagari, Andri Yulika. Beliau berpesan agar anak² RA dan siswa siswi Sdit yang sekarang sudah pandai mengaji dan menghafal Al Quran agar terus meningkatkan hafalannya di rumah dan pondok rumah tahfidz yang ada.
Senada dengan ini Mewakili Walikota Sawahlunto Kepala Dinas Pendidikan Asril menyampaikan bahwa Wisuda Tahfidz adalah bagian program Pemda Sawahlunto dimana mereka diproses dalam Rumah Tahfidz yang didirikan oleh Pemda tersebar lebih 50 unit di kota ini.
Begitu juga dengan Kakan Kemenag yang diwakili oleh Kasie PAIS Afri Delson menyampaikan bahwa Kemenag konsisten dalam membina Pendidikan Al Qur’an yang ada di Ishlahul Ummah melalui RA dan MDTA di bawah operational Kemenag.