• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Hukum > Jacob Ereste : *Mafia Narkoba dan Judi Tetap Akan Langgeng dan Lestari Selama Aparat Masih Dibiarkan Terlibat*
HukumNasionalNews

Jacob Ereste : *Mafia Narkoba dan Judi Tetap Akan Langgeng dan Lestari Selama Aparat Masih Dibiarkan Terlibat*

editor
Last updated: 06/11/2024 07:19
editor
499 Views
Share
5 Min Read
SHARE

Banten, Sinyalgonews.com,— Tingkat penyalahgunaan wewenang aparat pemerintah sudah melampaui batas yang sangat gawat. Korupsi untuk berbagai proyek tidak lagi menjadi pilihan terbaik bagi mereka, karena terlalu mudah dan gampang terbongkar dan tertangkap. Karena itu model mengkomersialkan jabatan serta wewenang semakin marak. Mulai dari mengubah undang-undang dan peraturan hingga memberi perlindungan atau semacam upaya menutupi kesalahan hingga memberi kemudahan untuk melakukan tindakan yang curang.

Dari proses pembahasan hingga pengesahan UU Cipta Kerja yang masih belum terselesaikan juga sampai hari ini, kuat diduga terjadi transaksi dalam nilai yang tidak kecil jumlahnya. Belum lagi pada ranah politik yang begitu gaduh saat menjelang Pemilu 2024, sehingga sesuatu yang tidak mungkin bisa dilaksanakan dengan mulus. Kecuali itu, budaya dalam politik yang dikembangkan dalam bentuk perangkap bagi binatang buas, dibangun agar dapat digunakan sebagai alat menyandera para tokoh yang dianggap perlu diatur agar bisa bertekuk lutut dibawah kendali penguasa tunggal yang masih punya birahi untuk terus berkuasa.

Model terbaru dari penyelewengan jabatan maupun kekuasaan itu dilakukan dalam pemberian kemudahan impor terhadap berbagai barang mewah hingga kebutuhan bahan pangan bagi rakyat yang kemudian telah menimbulkan kesusahan bagi petani yang berharap memperoleh hasil untuk meningkatkan kesejahteraan hidup bagi keluarganya.

Karena itu dalam perkembangan dari budaya usaha yang baru, sindikat atau mafia peredaran narkoba serta perjudian menjadi semakin marak. Soalnya bukan saja lantaran himpitan ekonomi yang semakin berat, tetapi peluang untuk usaha haram itu memang menjadi lapak yang dapat dimanfaatkan, ketika banyak orang ingin keluar dari kemiskinan yang makin akut dan mengerikan.

Inti utamanya dari memperolehnya tempat bagi narkoba dan perjudian itu adalah hasrat untuk melepaskan diri dari segenap himpitan, utamanya ekonomi hingga hasrat untuk cepat menjadi orang kaya.

Berita yang cukup heboh sampai hari ini — sejak akhir bulan Oktober 2024 — adalah masalah tersangka sejumlah pegawai Kementerian Komunikasi dam Digital (Komdigi) yang diringkus Polisi Daerah Metro Jaya membeberkan pendapatan dari pengecualian pemblokiran terhadap sejumlah situs judi online (Judol) itu sungguh sangat menggiurkan. Dari setiap situs yang mau dibebaskan pemblokirannya itu, mereka bisa memperoleh paling sedikit Rp 8,5 juta dari per situs yang dibebaskan dari pemblokiran aparat Kementerian Komdigi yang culas ini. Sedang gaji mereka setiap bulan tidak segede itu juga.

Bayangkan, dari penggeledahan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 1 November 2024 di Kantor Satelit Pemantauan Sistem Komdigi, Bekasi Selatan, Jawa Barat itu terungkap juga ada 5.000 situs judol yang terjaring, 1.000 diantaranya yang mereka kelola untuk menghasilkan pundi-pundi haram dari usaha yang juga haram itu. Artinya, jika dari jumlah ditus judol yang “diolah” oleh pegawai yang ingin cepat kaya itu, setiap bulan sudah bisa mendulang uang ekstra sebesar Rp 8.500.000.000. Soalnya, siapa saja yang menikmati dana haram itu, tentulah tidak mungkin dapat mereka telah sendiri dengan mengabaikan pihak atasan mereka yang mungkin saat itu bersikap tutup mata.

Kasus serupa ini tampak jelas dalam jaringan mafia narkoba, mulai dari proses penangkapan hingga saat di pengadilan — bahkan pada waktu menjadi penghuni lembaga pemasyarakatan (LP) para pelakunya dapat menjalani hidupnya dengan riang gembira tidak hanya karena bisa mendapat fasilitas yang diinginkan sesuai selera dan suka cita pelakunya — tapi juga dapat memperoleh keleluasan atau lebih bebas dan nyaman mengendalikan peredaran dari dalam lembaga pemasyarakatan, seperti yang sudah berulang tertangkap basah. Akibatnya, petugas LP pun kebagian sanksi, meski selalu dikenakan yang paling ringan. Karena memang banyak petugas LP itu yang mendapat perlindungan dari atasannya juga.

Jadi begitulah, mafia narkoba serta usaha perjudian di Indonesia memiliki semacam induk semang yang terus bersambung melakukan pemeliharaan dan perawatan hingga terus hidup karena dapat menghasilkan uang dengan cepat yang tidak kecil jumlahnya. Dan ingat kasus Jendral Sambo yang langsung meredup, sehingga semua orang yang ada di sekelilingnya bisa nyaman dan tenteram sampai sekarang. Dan hukumannya pun akan terus mendapat pengurangan serta keringanan. Sebab “hepeng na mangtur nagaron”, kata Ucok dari Medan.

Banten, 2 November 2024

You Might Also Like

Posek Bukit Raya Gelar Razia Balap Liar Ciptakan Kondisi Aman Jelang Pemilu 2024
Karya Bakti Lingkungan, SMP Kartika Sriwijaya Bersama TNI Ciptakan Sekolah Sehat
Respons Aspirasi Masyarakat, Wagub Vasko Percepat Perbaikan Infrastruktur Sumbar
Gubernur Mahyeldi Dampingi COO Danantara Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Infrastruktur Strategis di Sumbar
Gubernur Mahyeldi Mengapresiasi Prestasi dan Peran FYBI dalam Pengembangan Generasi Muda di Sumbar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article SUKSESKAN PILKADA RIAU TIM COOLING SYSTEM AJAK GENERASI Z SUSKSESKAN PILKADA RIAU 2024
Next Article Kurang Dari 1 x 24 jam, BB Motor dan Dua Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Minas di Pekanbaru
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Silaturahmi dengan Warga Ranah Salido, Darman Lubis Paparkan Visi Membangun Nagari yang Maju
News
10/07/2026
*PADANG MENUJU PANGGUNG DUNIA, FADLY AMRAN BOYONG REKTOR SE-KOTA PADANG JAJAKI PROGRAM DUAL DEGREE DENGAN FOSHAN POLYTECHNIC CHINA*  
News
10/07/2026
Sekda Optimistis Sumbar Tembus 10 Besar MTQ Nasional, Targetkan Raih Posisi 5 Besar
News
10/07/2026
Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Jadikan Budaya Bersih sebagai Gaya Hidup
News
10/07/2026

You Might also Like

Pemimpin Ideal Yang Cerdas Intelektual dan Cerdas Spiritual

08/02/2024
326 Views
UncategorizedHukumNasionalNews

Pererat Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Surau Gadang Aipda Windrizal Kunjungi Masjid Raya Nanggalo

18/06/2025
276 Views
News

DP3AP2KB Sumbar Bersama DPPKBP3A Pasbar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

28/06/2024
387 Views

Sumbar Raih Nilai Tertinggi Nasional Pembinaan Ideologi Pancasila 2025, Gubernur Mahyeldi: Buah Sinergi dan Konsistensi

16/01/2026
355 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?