Sinyalgonews.com.Trotoar di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang, kini menjadi perhatian banyak warga setelah dilakukan penataan ulang oleh Pemerintah Kota Padang. Trotoar yang dulunya sempit dan minim fasilitas kini tampil lebih estetik, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Penataan ini mencakup pelebaran trotoar, pemasangan guiding block bagi tunanetra, dan penataan permukaan yang rata serta aman untuk pejalan kaki. Selain itu, ditambahkan fasilitas kursi besi, tempat sampah, dan wastafel cuci tangan, yang membuat trotoar ini tidak hanya menjadi jalur pejalan kaki, tetapi juga ruang publik yang nyaman untuk istirahat. Tak ketinggalan, pohon-pohon peneduh ditanam untuk memberi kenyamanan saat berjalan atau bersantai.
Warga Kota Padang memberikan apresiasi terhadap penataan ini. Seorang pengemudi ojek online menyampaikan, “Dulu kami tidak punya tempat istirahat yang layak. Sekarang, trotoar Khatib Sulaiman menjadi tempat yang nyaman sambil menunggu orderan.” Hal ini menunjukkan bahwa trotoar yang inklusif dan fungsional dapat meningkatkan kualitas ruang publik di pusat kota.
Selain aspek kenyamanan, nilai estetika juga diperhatikan. Desain trotoar menggunakan paving block berwarna dan pola yang rapi, sehingga terlihat modern dan menarik. Bahkan, beberapa warga memotret dan membagikan trotoar ini di media sosial sebagai contoh penataan kota yang baik.
Meski banyak mendapat pujian, trotoar ini masih menghadapi beberapa tantangan. Beberapa fasilitas mengalami kerusakan akibat penggunaan sembarangan dan vandalisme, termasuk corat-coret di dinding. Warga berharap pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas agar tetap bersih, aman, dan nyaman.
Pemerintah Kota Padang berencana mencontoh keberhasilan trotoar Khatib Sulaiman ini untuk penataan trotoar di jalan-jalan utama lainnya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus mendukung mobilitas warga dengan aman dan inklusif.
Dengan trotoar yang kini lebih estetik, inklusif, dan nyaman, Jalan Khatib Sulaiman menjadi percontohan penataan ruang publik di Kota Padang. Penataan yang memperhatikan fungsi, estetika, dan aksesibilitas ini diharapkan menjadi standar baru pembangunan trotoar di seluruh kota, sehingga Kota Padang semakin ramah bagi semua warganya.
Editor TEUKU HUSAINI – Sinyalgonews.com