Padang, Sinyalgonews.com,--Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan program Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 9 Padang. Acara digelar di aula Edotel Bundo Kandung SMKN 9 Padang, Senin (4/8/2025).
Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat diwakili oleh Kasi Penerangan Hukum, Mhd Rasyid, SH, MH dan Zulkardiman, SH, MH mengatakan, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini masih bertujuan sama dengan sebelumnya, kita tidak berhenti dan terus mensosialisasikan anti Bullying, Tawuran dan juga membawa senjata tajam dan kenakalan-kenakalan lainnya yang bisa menjerumuskan anak-anak ke ranah pidana.

“Ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita untuk menjaga dan meminimalisir adanya perbuatan-perbuatan tersebut dilakukan oleh anak-anak ini” ujar Mhd.Rasyid.
Ia pun menjelaskan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini sangat efektif, karena dari perbandingan tahun 2022 sampai setelah adanya JMS ini alhamdulilah berkurang bahkan kita tidak temukan beberapa kenakalan-kenakalan itu terulang kembali, setidaknya kita lebih baik mencegah dari pada mengobati.
“Sosialisasi ini adalah sebagai bentuk pendekatan preventif, dan kami rasa bentuk preventif ini sangat dibutuhkan dan akan lebih efektif dari pada bentukannya atau represifnya” ucapnya.
Mhd Rasyid berharap, semoga anak-anak ini jauh lebih memahami, bahwasanya kenakalan-kenakalan tersebut merupakan perbuatan yang ada ancaman pidananya, sehingga setelah mereka mengenali ini, mereka dapat menjauhi perbuatan tersebut, dan mereka terhindar dari hukuman dan masa depan mereka tetap dapat kita jaga menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala SMKN 9 Dr, Syamsul Mardan mengatakan, Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini sangat efektif sekali untuk diterapkan kepada siswa-siswi. “Bisa dilihat dari penyampaian tim Kejati Sumbar sangat disambut antusias oleh siswa-siswi serta bisa bercengkrama langsung memberikan edukasi anti Bullying, Tawuran dan kenakalan remaja lainnya. Tentunya kedepannya ada tindak lanjut dari kegiatan ini dan bisa langsung diterapkan edukasinya” ujar Dr, Syamsul Mardan.
Menurut Syamsul Mardan, pihaknya sangat menyambut baik program ini, karena dengan pengenalan hukum sejak dini akan memberi pemahaman hukum sejak dini kepada para siswa.
Kegiatan berlangsung dengan sangat antusias dan gembira oleh para murid smkn 9 Padang.
(Marlim)