Padang, Sinyalgonews.com,–Kadis Pendidikan Sumbar diwakili Kabid PSMA/SLB membuka secara resmi pelatihan pengembangan kapasitas guru PJJ tahun 2026 di aula SMAN 8 Padang, Selasa (23/6/2026).
Kepala SMAN 8 Padang Dr, Berry Devanda, S.Pd, M.Pd dalam laporannya menyampaikan, pelatihan akan berlangsung selama 3 hari, dari 23-25 Juni 2026. Sebanyak 36 guru SMAN 8 Padang akan mengikuti pelatihan yang dilatih oleh SEAMOLEC dari Jakarta

“Sampai saat ini sudah 42 orang yang mendaftar untuk mengikuti program Pembelajaran Jarak Jauh, mereka berasal dari Kabupaten/kota di Sumatera Barat” ujar Berry
Sementara Vicktor Labotano Manajer Training dari SEAMOLEC Jakarta mengatakan, PJJ merupakan program unggulan presiden Prabowo guna mengurangi jumlah ATS (Anak Tidak Sekolah) di Indonesia. “Pendidikan

Jarak Jauh adalah pendidikan yang muridnya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui penerapan prinsip-prinsip teknologi pendidikan/pembelajaran” ujar Vicktor.
Kadis Pendidikan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Mahyan, S.Pd, M.Pd mengatakan dipilihnya SMA 8 Padang menjadi sekolah PJJ disebabkan SMA 8 sejak dipimpin oleh bapak Berry, banyak perubahan terutama dari siswanya yang aktif di media sosial. Demikian juga tenaga pengajarnya juga aktif.

“Sejak sekolah ini dipimpin oleh bapak Berry, sangat banyak sekali perubahan terutama dari segi bermedia sosial. Sekarang siswa beserta guru sangat aktif bermedia sosial sehingga apapun kegiatan di SMAN 8 ini selalu terekspose keluar”‘ujar Mahyan
Disamping itu kata Mahyan, SMAN 8 sangat strategis dikarenakan jumlah ATS tertinggi ada di kab Padang Pariaman dan kota Padang
“Saya berharap anak yang akan sekolah di PJJ ini akan mendapat pelayanan yang baik dari tenaga kependidikan” ujar Mahyan
Peserta agar memaksimalkan pelatihan sehingga masa pelatihan ini akan menjadi kunci sukses untuk program PJJ di Sumatera Barat.
(Marlim)