Padang, Sinyalgonews.com,— 21 Juli 2025 – Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-356, Pemerintah Kota Padang meluncurkan program unggulan bertajuk “Smart Surau” dalam sebuah Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Raya Syeikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.

Peluncuran program ini dilakukan secara resmi oleh Walikota Padang dan Wakil Walikota Padang, sebagai bagian dari langkah strategis dalam membumikan peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang religius, produktif, dan berakhlak mulia.
Empat Aktivasi Utama Smart Surau
Dalam sambutannya, Walikota Padang menyebutkan bahwa Smart Surau akan dimulai dengan empat program unggulan yang menyasar langsung kebutuhan spiritual, intelektual, dan sosial generasi muda:
-
Subuh Mubarakah
Gerakan salat subuh berjamaah dan penguatan spiritual remaja serta masyarakat. -
Remaja Masjid Reborn
Revitalisasi organisasi remaja masjid agar lebih aktif, kreatif, dan relevan dengan zaman. -
Fasilitasi Rumah Tahfidz
Dukungan konkret terhadap rumah-rumah tahfidz sebagai pusat pembinaan Qur’ani di lingkungan masyarakat. -
Digitalisasi Ruang Belajar Masjid
Pemanfaatan teknologi untuk mengubah masjid sebagai tempat belajar yang nyaman dan modern.
“Kita ingin membangkitkan kembali semangat generasi muda untuk mencintai masjid, menjadikannya tempat beraktivitas positif, sekaligus sebagai pusat pembinaan karakter dan akhlak,” ujar Walikota Padang di hadapan ratusan jamaah tabligh akbar.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci
Wakil Walikota Padang dalam kesempatan itu juga menekankan bahwa keberhasilan program Smart Surau sangat bergantung pada sinergitas lintas sektor, termasuk peran aktif keluarga, pemerintah, sekolah, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan dan sosial.
“Ini bukan hanya tanggung jawab masjid, tapi tanggung jawab kita bersama. Jika berjalan optimal, insyaAllah Smart Surau akan menjadi model pengembangan masjid yang bisa dicontoh daerah lain di Indonesia,” jelasnya.
Program Smart Surau akan dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan harapan bisa melahirkan generasi muda yang Qur’ani, cinta masjid, dan siap membangun bangsa dengan karakter kuat.
( Mat )