Editor: TEUKU HUSAINI
PADANG, Sinyalgonews.com— Warga dan mahasiswa di sekitar kawasan kampus Universitas Andalas dikejutkan dengan penemuan seorang mahasiswa yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri di area hutan sekitar kampus, Kamis ipagi. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat serta civitas akademika yang merasa terpukul atas kejadian tragis itu.
Menurut informasi yang beredar di lapangan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas di kawasan hutan sekitar lingkungan kampus. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak keamanan dan aparat kepolisian untuk dilakukan evakuasi serta penyelidikan lebih lanjut.
Sejumlah mahasiswa tampak berkumpul di sekitar lokasi dengan wajah sedih dan tidak percaya atas musibah yang menimpa salah seorang rekan mereka. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang demi menjaga privasi keluarga.
Pihak kepolisian bersama unsur terkait masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto maupun video korban demi menghormati keluarga yang sedang berduka.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan pendidikan. Tekanan akademik, persoalan pribadi, hingga beban kehidupan sering kali menjadi tantangan berat bagi sebagian mahasiswa apabila tidak mendapatkan pendampingan dan dukungan yang memadai.
Masyarakat berharap pihak kampus dapat memperkuat layanan konseling dan pendampingan psikologis bagi mahasiswa agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, sahabat, dan seluruh civitas akademika atas tragedi yang terjadi di kawasan sekitar kampus tersebut.