• Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • International
  • Peristiwa
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Pariwisata
  • Teknologi
  • Agama
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Loker
Portal Berita Unggulan > Blog > Nasional > Menjaga Indukan, Menjaga Masa Depan Peternakan Oleh: Ilham Ramadhani
NasionalNewsPendidikan

Menjaga Indukan, Menjaga Masa Depan Peternakan Oleh: Ilham Ramadhani

editor
Last updated: 12/06/2025 13:24
editor
239 Views
Share
3 Min Read
SHARE

Padang, Sinyalgonews.com,–Di tengah hiruk pikuk pasar hewan, ramainya perayaan Idul Adha, dan fluktuasi harga daging yang terus berubah, ada satu ancaman sunyi yang perlahan melemahkan fondasi peternakan Indonesia: penyembelihan induk betina yang masih subur.
Induk betina bukan sekadar hewan gemuk bernilai jual tinggi. Ia adalah mesin kehidupan, penghasil generasi baru yang menopang ekosistem ternak nasional. Saat satu induk dipotong sebelum waktunya, bangsa ini kehilangan potensi genetika dan regenerasi yang tak tergantikan.
Di banyak kampung, sapi betina yang masih bisa beranak justru dijual ke tengkulak atau rumah potong hewan. Penyebabnya sederhana: tekanan ekonomi. Peternak kecil lebih memilih melepas sapi yang sehat karena harganya lebih menggiurkan. Mereka kerap tidak menyadari bahwa keputusan sesaat ini bisa berdampak besar dalam jangka panjang.
Seekor induk biasanya mampu beranak setahun sekali dan tetap produktif hingga 8–10 tahun. Jika diasuh dengan baik, satu ekor bisa menghasilkan hingga delapan keturunan. Bayangkan kerugian regeneratif jika induk ini disembelih lebih awal. Tidak hanya peternak kehilangan peluang anak ternak, tetapi negara pun harus menutup kekosongan populasi dengan impor daging atau bibit.
Beberapa alasan yang sering terjadi di lapangan antara lain:
– Kurangnya pemahaman peternak mengenai nilai jangka panjang dari indukan produktif.
– Pengawasan lemah di rumah potong hewan.
– Tidak ada insentif dari pemerintah untuk memelihara indukan.
– Tekanan ekonomi akut.
– Ternak sebagai tabungan darurat.
Untuk menjaga keberlangsungan dunia peternakan, langkah awal yang mendesak adalah melindungi betina produktif. Tak cukup hanya menaikkan angka produksi atau populasi, jika induk sebagai sumber regenerasi tak dipertahankan.
Beberapa solusi strategis bisa dilakukan, seperti: (1). Melarang tegas pemotongan induk produktif di RPH dengan pendataan akurat berbasis eartag dan sistem digital, (2). Memberi insentif berbasis kelahiran, (3). Menggelar pelatihan dan penyuluhan rutin dan (4) Mengembangkan sistem informasi ternak digital.

Indukan betina bukan cuma alat produksi. Ia adalah simbol harapan. Dari satu induk yang bertahan, akan lahir generasi ternak baru. Dari anak-anak ternak itu, peternak bisa membangun kemandirian, ekonomi keluarga bisa naik, dan bangsa ini bisa mengurangi ketergantungan impor protein.
Masa depan peternakan Indonesia tidak dimulai dari teknologi canggih atau dana besar, tapi dari satu keputusan kecil yang bijak: menjaga seekor induk tetap hidup dan produktif. Karena dari satu induk yang bertahan, tumbuh harapan, keberlanjutan, dan kedaulatan pangan bangsa.

Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Peternakan UNAND Padang

You Might Also Like

Pertina Sumbar Lepas 9 Atlet Tinju ke Jakarta untuk Popnas: “Mental Juara Itu Warisan Orang Minang”
Mahyeldi: Ramadan Momentum Perkuat Ketakwaan dan Solidaritas Sosial
Bripda Fikrul Islamy Siaga Jaga TPS Jorong Kalumpang Nagari 3 Koto Rambatan
*ROY SURYO DAN DR TIFA DITANGKAP, KASUS IJAZAH JOKOWI MASUK BABAK BARU*
Satreskrim Polres Pesisir Selatan Tangkap Tiga Pelaku Pencurian di Wilayah IV Jurai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Dispora Sumbar Tolak SK Baru KONI Pusat William Nursal Devarco ( Pax Alle) Pendiri *SPORTY* Komunitas Solidaritas Peduli OlarRaga atau SPOR community Angkat Bicara
Next Article Polisi Tangkap “Koboi Jalanan” di Tol Cipularang
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Latest News

Carut Marut Dunia Pendidikan Kota Padang Ketua DPW REPRO Sumbar Roni Bose Angkat Bicara
Daerah News Pendidikan Sumbar
30/06/2026
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moral dan Penguatan Akidah Akhlak sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Menyimpang di Sekolah Dasar
Daerah News Opini
30/06/2026
Nelayan Padang Pariaman Hadapi Kendala BBM Bersubsidi dan Alat Tangkap, Berharap Perhatian Pemerintah
Daerah News Peristiwa Sumbar
30/06/2026
Dari Pasar Rakyat hingga Pelosok Negeri, Sentuhan Kepedulian Polda Riau Hadir di Hari Bhayangkara ke-80
Daerah News Peristiwa Polri
30/06/2026

You Might also Like

HukumNasionalNews

Penutupan Jambore Karhutla 2025, Semangat Kolaborasi dan Kesiapsiagaan Diperkuat

28/04/2025
120 Views
News

Rapat Kerja Panitia Pesta Siaga Kwarran 04 Silungkang

06/08/2024
353 Views
HukumNasionalNews

Pencurian 66 Tandan Sawit di Kebun PTPN IV, Dua Pelaku Diamankan Polsek Lubuk Dalam

09/08/2025
251 Views

HUT ke-6 Partai Gelora, Ketua DPD Gelora Padang Firdaus Pino Rajo Alam: Saatnya Partai Gelora Tunjukkan Kematangan dan Kepemimpinan

28/10/2025
338 Views

SinyalGoNews.com © 2024 All rights Reserved. made with ❤️ by Xweb.co.id

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?