Padang, Sinyalgonews.com,–Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1421 hingga ST/1427/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026, sebanyak delapan jabatan Kapolres di wilayah hukum Polda Sumbar mengalami pergantian. Mutasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, sekaligus penguatan organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Rotasi kali ini mencakup delapan satuan kewilayahan, yakni Polres Pesisir Selatan, Payakumbuh, Agam, Pasaman, Solok Selatan, Pariaman, Solok, dan Tanah Datar. Selain pergantian Kapolres, mutasi juga mengakomodasi promosi sejumlah perwira ke jabatan strategis di tingkat Polda, Mabes Polri, maupun kepolisian daerah lain.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati menjelaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme yang lazim dilakukan di lingkungan Polri sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia. Menurutnya, rotasi menjadi sarana penyegaran organisasi sekaligus pengembangan karier personel berdasarkan kebutuhan institusi dan evaluasi kinerja.
Ia menambahkan, pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) masih menunggu arahan dan jadwal dari Mabes Polri. Setelah jadwal ditetapkan, Polda Sumbar akan melaksanakan seluruh rangkaian proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam rangkaian mutasi tersebut, AKBP Derry Indra, yang sebelumnya menjabat Kapolres Pesisir Selatan, mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Wadirpamobvit) Polda Sumbar. Berdasarkan surat telegram Kapolri, jabatan Kapolres Pesisir Selatan selanjutnya ditetapkan untuk diisi oleh AKBP Ricky Ricardo, yang sebelumnya menjabat Kapolres Payakumbuh.
Seiring perpindahan AKBP Ricky Ricardo, jabatan Kapolres Payakumbuh dalam surat telegram Kapolri ditetapkan untuk diisi AKBP Irwan Andeta, yang sebelumnya bertugas sebagai perwira di Korlantas Polri.
Di jajaran Polres Agam, AKBP Muari dimutasi dengan penugasan baru sebagai Kasubbag Binkar Bag SDM Rorenminops Korbrimob Polri. Jabatan Kapolres Agam selanjutnya ditetapkan untuk diisi AKBP Masnoni, yang sebelumnya berdinas di Divisi Humas Polri.
Pergantian juga terjadi di Polres Pasaman. AKBP M. Agus Hidayat, yang sebelumnya menjabat Kapolres Pasaman, dipromosikan sebagai Wakil Direktur Samapta (Wadirsamapta) Polda Riau. Sementara jabatan Kapolres Pasaman ditetapkan untuk diisi AKBP Adirawa Permana Anggawistara, yang sebelumnya menjabat Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.
Mutasi berikutnya menyentuh Polres Solok Selatan. AKBP M. Faisal Perdana mendapat penugasan baru sebagai Wakapolrestabes Semarang. Berdasarkan surat telegram Kapolri, jabatan Kapolres Solok Selatan ditetapkan untuk diisi AKBP Andreanaldo Ademi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Pariaman.
Perpindahan tersebut turut menyebabkan perubahan pada jabatan Kapolres Pariaman. Dalam surat telegram Kapolri, posisi tersebut ditetapkan untuk diisi AKBP Agung Pranajaya, yang sebelumnya menjabat Kapolres Solok.
Selanjutnya, jabatan Kapolres Solok ditetapkan untuk diisi AKBP Rini Anggraini, perwira menengah yang sebelumnya bertugas di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pergantian terakhir terjadi di Polres Tanah Datar. AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagbinpuan Bagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri, sedangkan berdasarkan surat telegram Kapolri, jabatan Kapolres Tanah Datar ditetapkan untuk diisi AKBP Marwan Fajrin, yang sebelumnya menjabat Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Polda Sumbar berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat menjalankan amanah baru dengan baik setelah seluruh tahapan administrasi dan proses kedinasan selesai dilaksanakan sesuai ketentuan. Kehadiran para pejabat pada penugasan baru nantinya diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.