Editor: TEUKU HUSAINI
Padang, Sinyalgonews.com,–Pemerintah Kota Padang terus mematangkan rencana pelebaran jalan menuju Terminal Anak Air di Kecamatan Koto Tangah sebagai upaya meningkatkan kelancaran akses transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut. Pelebaran jalan ini menjadi salah satu program prioritas infrastruktur yang diarahkan langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Langkah awal dari proyek strategis tersebut dilakukan melalui peninjauan lapangan oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Kota Padang, serta pihak Kecamatan Koto Tangah. Peninjauan itu dilakukan guna menyesuaikan desain pembangunan dengan kondisi lahan dan situasi terkini di lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan bahwa pelebaran jalan menuju Terminal Anak Air sangat penting karena akses yang ada saat ini dinilai belum memadai untuk mendukung aktivitas kendaraan besar dan arus transportasi yang semakin meningkat.
Menurutnya, jalan yang sekarang memiliki lebar sekitar enam meter akan diperluas dengan membuka akses tambahan di sisi kiri dan kanan jalan. Pemerintah menargetkan penambahan lebar jalan mencapai sembilan hingga sepuluh meter agar kendaraan besar seperti bus antarkota dan angkutan logistik dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
“Dengan kondisi existing sekarang enam meter, kita mencoba membuka akses kiri dan kanan sekitar satu sampai dua meter sehingga nantinya lebar jalan bisa mencapai sembilan sampai sepuluh meter,” ujar Malvi Hendri dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, proses yang sedang dilakukan saat ini masih berada pada tahap penyusunan desain teknis dan sinkronisasi dengan kondisi lapangan. Pemerintah ingin memastikan proyek pelebaran jalan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat tanpa menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Rencana pelebaran jalan menuju Terminal Anak Air sebenarnya bukanlah proyek baru. Pemerintah Kota Padang bersama pihak terkait sudah merencanakan pembangunan akses jalan tersebut sejak tahun 2019 dengan target awal lebar jalan mencapai 20 meter. Namun, pelaksanaan proyek sempat tertunda akibat pandemi COVID-19 yang membuat sejumlah program pembangunan mengalami hambatan anggaran dan penyesuaian prioritas pemerintah.
Kini, setelah kondisi mulai stabil, Pemko Padang kembali mengaktifkan rencana tersebut dan berupaya menjemput kembali peluang pembangunan agar akses menuju Terminal Anak Air dapat segera direalisasikan.
Keberadaan Terminal Anak Air sendiri memiliki posisi penting dalam mendukung sistem transportasi Kota Padang. Terminal tersebut menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat dan kendaraan antarkota yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera Barat maupun daerah lainnya.
Selama ini, akses menuju terminal dinilai masih sempit sehingga sering menimbulkan hambatan lalu lintas, terutama ketika kendaraan besar berpapasan di jalur tersebut. Kondisi itu juga dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan serta memperlambat distribusi barang dan jasa.
Dengan adanya rencana pelebaran jalan, masyarakat berharap arus kendaraan menuju terminal menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Koto Tangah ikut meningkat. Pemerintah juga meyakini proyek ini akan memberi dampak positif terhadap pengembangan kawasan utara Kota Padang yang terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Selain mendukung transportasi, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mempercepat konektivitas antarwilayah di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang pun berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan masyarakat dan pihak kecamatan agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan sosial maupun teknis.
Pemko Padang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik. Pelebaran akses menuju Terminal Anak Air dianggap sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan transportasi masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Masyarakat sekitar pun menyambut positif rencana tersebut karena selama ini akses jalan yang sempit sering menyebabkan kemacetan, terutama pada jam sibuk dan saat kendaraan besar melintas secara bersamaan.
Dengan dimatangkannya desain dan persiapan teknis saat ini, proyek pelebaran jalan menuju Terminal Anak Air diharapkan dapat segera memasuki tahap realisasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Padang dan pengguna transportasi umum.