Padang , Sonyalgonews.com,– Di tengah suasana Sumatera Barat yang masih berduka akibat banjir besar, satu lagi kabar mendesak datang dari dunia pendidikan. SD Negeri 19 Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, kini berada dalam kondisi darurat. Bukan sekadar kotor atau rusak ringan—namun seluruh ruang kelas berubah menjadi lautan lumpur.

Ketika tim Sinyalgonews.com tiba di lokasi pada senin pagi (1/12/2025 )pagi, yang terlihat adalah pemandangan memilukan: meja dan kursi tertimbun lumpur, buku-buku pelajaran rusak, dinding kelas dipenuhi bekas aliran air, dan aroma bau banjir masih menyengat.
Kepala sekolah, Abdul Kadir, yang terlihat lelah namun tetap berusaha tegar, menyambut kami di depan gerbang sekolah yang masih penuh endapan lumpur tebal.

“Hampir semua kelas lumpur masuk, ada yang setinggi mata kaki. Jika tidak segera dibersihkan, anak-anak pasti tidak bisa kembali belajar. Kami benar-benar membutuhkan bantuan relawan sesegera mungkin,” ujarnya dengan nada khawatir.
Ia menambahkan bahwa proses belajar mengajar akan lumpuh total bila pembersihan tidak dilakukan dalam 24–48 jam ke depan. “Bukan hanya ruang kelas—WC, perpustakaan, hingga kantor guru pun ikut terendam lumpur,” jelasnya.
Sekretaris Lurah Kampung Olo, Editawarman, S.A.P, yang turut mendampingi Kepala Sekolah, mengatakan pihaknya telah menghubungi berbagai otoritas, termasuk SAR dan perangkat pemerintah lainnya. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tim resmi yang turun melakukan pembersihan.
“Kami sudah berusaha menghubungi tim SAR, BPBD, dan pihak lain. Namun karena banyak titik darurat di seluruh Padang, mereka belum bisa bergerak ke sini. Karena itu, melalui media ini, kami memohon uluran tangan relawan swasta, komunitas, dan warga yang tergerak untuk membantu membersihkan sekolah ini,” jelas Editawarman.
Menurutnya, anak-anak SDN 19 sangat ingin kembali bersekolah setelah beberapa hari terjebak banjir. “Kasihan anak-anak, mereka semangat sekolah, tapi kondisi sekolah tidak memungkinkan,” tambahnya.
Kelas-Kelas Tergenang, Masa Depan Pendidikan Taruhannya

SDN 19 Kampung Olo merupakan salah satu sekolah dengan jumlah siswa cukup banyak. Jika lumpur tidak segera dibersihkan, proses belajar mengajar dapat tertunda dalam waktu yang tidak dapat dipastikan.
Para orang tua sudah mulai berdatangan, melihat kondisi sekolah sambil berharap adanya gerakan cepat dari masyarakat dan relawan.
“Ini bukan sekadar membersihkan gedung. Ini menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ucap salah satu wali murid yang kami temui.
Ayo Warga Padang, Saatnya Turun Tangan!
Dalam kondisi darurat seperti ini, solidaritas masyarakat sangat diharapkan. Relawan dibutuhkan untuk:
-
Mengangkut lumpur dari ruang kelas
-
Membersihkan lantai, meja, kursi, dan fasilitas sekolah
-
Membantu mengeringkan ruangan
-
Mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan
Pihak sekolah juga terbuka bagi organisasi, komunitas, ormas, mahasiswa, dan kelompok relawan yang ingin turun langsung membantu.
Informasi Kontak Penanggung Jawab
Nama: Abdul Kadir (Kepala Sekolah SDN 19 Kampung Olo)
Nomor HP: 0831-8107-4388
Relawan dapat langsung menghubungi nomor tersebut untuk koordinasi teknis.
( Mat )
