Editor: TEUKU HUSAINI
Padang, Sinyalgonews.com,–Kompetisi sengit mewarnai proses seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Sebanyak 30 pejabat bersaing untuk memperebutkan empat kursi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang, Drs. Hendrianto, setiap posisi memiliki jumlah peserta yang berbeda: Dinas Sosial diikuti 7 pejabat, Dinas Perhubungan 8 pejabat, Dinas Pendidikan 9 pejabat, dan Dinas Lingkungan Hidup 6 pejabat. “Proses seleksi kami lakukan transparan dan adil, dengan menekankan integritas, kompetensi, dan inovasi dalam pelayanan publik,” ujar Hendrianto.
Para peserta berasal dari berbagai eselon, mulai dari pejabat eselon III hingga pejabat yang memiliki pengalaman panjang di birokrasi. Mereka menjalani beberapa tahap seleksi, mulai dari penilaian administrasi, tes kompetensi manajerial, hingga wawancara mendalam. “Kita ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar mampu membawa perubahan positif di OPD masing-masing,” tambah Hendrianto.
Salah seorang peserta seleksi, Siti Rahmawati, mengaku optimis meski persaingan sangat ketat. “Saya menyiapkan diri dengan belajar manajemen pelayanan publik dan inovasi program. Harapannya bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Masyarakat juga menaruh perhatian besar pada proses seleksi ini. Keempat OPD yang menjadi sasaran persaingan memiliki peran strategis, mulai dari penyediaan layanan sosial, transportasi kota, pendidikan, hingga pengelolaan lingkungan hidup. Pemko Padang menegaskan bahwa pengumuman hasil seleksi akan dilakukan setelah seluruh tahapan evaluasi selesai, dan pejabat yang terpilih diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik serta efisiensi birokrasi.
Ketatnya persaingan ini menunjukkan bahwa pejabat di Pemko Padang semakin menyadari pentingnya kepemimpinan berkualitas untuk kemajuan kota. “Kami berharap pejabat terpilih tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tapi juga mampu membawa inovasi dan perubahan yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Hendrianto menutup.